alexametrics

Catat! Pola Makan Sehat untuk Ibu Hamil, Bantu Perkembangan Janin Juga Loh

M. Reza Sulaiman
Catat! Pola Makan Sehat untuk Ibu Hamil, Bantu Perkembangan Janin Juga Loh
Ilustrasi ibu hamil makan sehat. [shutterstock]

Pola makan yang sehat tidak hanya menjaga kehamilan, tapi juga membantu perkembangan janin di dalam perut ibu.

Suara.com - Pentingnya pola makan sehat untuk ibu hamil bukan sekadar anjuran angin lalu. Pola makan yang sehat tidak hanya menjaga kehamilan, tapi juga membantu perkembangan janin di dalam perut ibu.

Dilansir ANTARA, dokter mengatakan pola makan sehat untuk ibu hamil tidak memerlukan diet khusus. Prinsipnya, semua kebutuhan gizi dan nutrisi harus terpenuhi.

"Makanan sehat penting untuk memastikan perkembangan janin serta bumil yang sehat. Tidak perlu diet khusus, yang anda perlukan hanyalah memastikan makanan yang lengkap dan kaya gizi. Meskipun ibu hamil akan merasa lebih mudah lapar namun tidak perlu menambah porsi makanan seolah-olah memberi makan dua orang (ibu dan janin)," ujar spesialis obstetric dan ginekologi di RS Dr Soetomo Surabaya, dr Manggala Pasca Wardhana, SpOG(K) melalui keterangannya.

Menurut Manggala, beberapa jenis makanan yang diperlukan adalah roti, nasi, kentang, pasta dan roti jadikan makanan dasar atau sumber karbohidrat. Makanan ini akan membantu mengenyangkan tanpa memasukkan terlalu banyak kalori.

Baca Juga: Air Liur Ibu Hamil Terasa Pahit? Ini 5 Cara Mengatasinya

Tambahkan porsi buah, sayuran yang berisi vitamin, mineral & serat penting dibandingkan makanan tinggi lemak dan kalori. Jenis makanan ini juga akan membantu mengurangi sembelit.

Selain yang disebutkan di atas, seorang ibu hamil membutuhkan lebih banyak kalsium, asam folat, zat besi dan protein daripada wanita yang tidak hamil, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) dilansir dari Livescience.

Asam folat banyak ditemukan di dalam vitamin B (vitamin B9). Asam folat sangat penting dalam membantu mencegah cacat lahir pada otak dan sumsum tulang belakang bayi yang dikenal dengan cacat tabung saraf.

Asam folat bisa didapat dari sayuran berdaun hijau, sereal yang diperkaya atau diperkaya, roti dan pasta, serta kacang-kacangan dan buah jeruk.

Sementara kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi. Jika seorang wanita hamil tidak mengonsumsi cukup kalsium, mineral akan diambil dari simpanan kalsium di dalam tulang ibu dan diberikan kepada bayi untuk memenuhi kebutuhan ekstra kehamilan.

Baca Juga: Curhat Hamil Lagi Saat Anak Pertama Masih Berusia 4 Bulan, Ibu Ini Viral

Banyak produk susu juga diperkaya dengan vitamin D, nutrisi lain yang bekerja dengan kalsium untuk mengembangkan tulang dan gigi bayi.

Komentar