Studi: Protein N Justru Berperan Penting dalam Penularan Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Mei 2021 | 15:54 WIB
Studi: Protein N Justru Berperan Penting dalam Penularan Covid-19
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Para peneliti dari Institute Penelitian dan Pendidikan Sains India (IISER) Bhopal telah menunjukkan bahwa ada protein tertentu dari virus corona Covid-19 yang berperan penting dalam penularan virus, selain protein lonjakan.

Studi itu dipimpin oleh Dr Ajit Chande, Asisten Profesor, Departemen Ilmu Biologi, IISER Bhopal. Baru-baru ini, hasil penelitiannya diterbitkan dalam jurnal peer-review Frontiers in Cellular and Infection Microbiology oleh Tarun Mishra, Sreepadmanabh M, Pavitra Ramdas, Amit Kumar Sahu, Dr Atul Kumar, dan Dr Ajit Chande.

Virus corona Covid-19 ini memiliki genom RNA, yang dikelilingi oleh struktur berbentuk bola. Struktur ini terdiri dari berbagai jenis protein, salah satunya protein lonjakan yang menjadi ciri khas tampilan dari virus itu sendiri.

Karena virus corona ini sangat mudah menular, kebanyakan penelitian memang tidak menggunakan virus hidup tetapi kapsul protein yang terdiri dari inti virus lain, yang disebut pseudotyping.

"Saat ini metode pseudotipe retrovirus difokuskan pada lonjakan protein virus," kata Dr. Ajit Chande dalam penelitiannya dikutip dari The Hans India.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Tapi, pseudotipe retrovirus ini hanya menggunakan protein lonjakan untuk mempelajari proses infeksi virus atau tanggapan antibodi penawar. Kemudian, tim IISER Bhopal pun penasaran memasukkan protein virus corona Covid-19 lainnya akan memengaruhi infektivitas virion pseudotipe atau tidak.

Uji coba ini didorong oleh dugaan bahwa protein lonjakan tidak beroperasi secara terpisah, tetapi juga ada hubungannya dengan protein virus lainnya yang terlibat dalam proses infeksi virus corona Covid-19.

Tim peneliti pun menggabungkan lentivirus dengan protein lonjakan virus corona Covid-19 untuk menghasilkan spike lentiviruses. Sebanyak 24 protein virus corona yang berbeda dimasukkan ke dalam ansambel pseudovirus, bersamaan dengan reporter fluoresen untuk mendeteksi sel yang terinfeksi.

Infektivitas masing-masing pseudovirus yang mengandung 1 dari 24 protein pun dianalisis. Para peneliti menemukan bahwa pseudovirus yang diproduksi dengan protein nukleokapsid (N) memiliki infektivitas lebih tinggi daripada yang mengandung protein lain.

baca juga

Para peneliti juga menemukan bahwa mikrobodi sintetis yang menetralkan virus pseudotipe spike kurang efektif melawan pseudotipe yang mengandung protein N. Peneliti mengamati pola serupa selama eksperimen dengan mutan lonjakan yang ditemukan pada varian baru virus corona Inggris.

"Kami percaya bahwa protein N dalam virus corona mendorong penggabungan protein lonjakan ke dalam partikel virus, sehingga meningkatkan peluang setiap partikel virus untuk mengikat ke sel target," jelas Dr Chande.

Hasil penelitian ini menunjukkan mempelajari lonjakan protein saja tidak cukup untuk mengembangkan obat terapeutik, antibodi penetral dan penghambat masuk. Karena, tingkat infektivitas yang sebenarnya dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan keberadaan protein inti seperti protein N.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Cukup Efektif Melawan Strain Baru

Satu Kali Suntikan Vaksin Pfizer Tak Cukup Efektif Melawan Strain Baru

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:54 WIB

Mantan Pasien Covid-19 Harus Periksakan Kondisi Jantung, Ini Alasannya!

Mantan Pasien Covid-19 Harus Periksakan Kondisi Jantung, Ini Alasannya!

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:07 WIB

Ahli Peringatkan Risiko Mucormycosis pada Pasien Covid-19 yang Sembuh

Ahli Peringatkan Risiko Mucormycosis pada Pasien Covid-19 yang Sembuh

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 12:54 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×