Studi: Paparan Polusi Udara Tingkatkan Risiko Kenaikan Tekanan Darah Anak

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 08 Mei 2021 | 10:54 WIB
Studi: Paparan Polusi Udara Tingkatkan Risiko Kenaikan Tekanan Darah Anak
Ilustrasi polusi udara. (Shutterstock)

Suara.com - Polusi udara tidak hanya berdampak buruk bagi orang dewasa. Analisis baru menunjukkan bahwa polusi dapat meningkatkan tekanan darah pada anak-anak berusia 5 tahun.

Melansir dari Medicinenet, anak-anak mengalami peningkatan tekanan darah jika mereka terpapar udara yang tercemar dengan partikel lebih kasar dalam jangka pendek atau paparan jangka panjang terhadap partikel yang lebih halus di udara. Kondisi ini juga terjadi akibat paparan jangka panjang terhadap nitrogen dioksida, polutan udara yang sebagian besar dipancarkan dari knalpot lalu lintas.

"Ini tidak mengherankan dalam arti bahwa kami telah prihatin tentang polusi udara yang berdampak pada penyakit kardiovaskular," kata Dr. Richard Kovacs, direktur klinis Institut Kardiologi Krannert di Sekolah Kedokteran Universitas Indiana, di Indianapolis.

"Apa yang mengejutkan dan yang baru di sini adalah bagaimana hal ini memengaruhi di awal kehidupan orang, terutama meningkatkan tekanan darah mereka (anak-anak)," imbuhnya.

Anak-anak yang menderita tekanan darah tinggi lebih cenderung membawa faktor risiko ini hingga dewasa, meningkatkan peluang mereka terkena penyakit jantung dan stroke.

Kesimpulan laporan baru ini didasarkan pada data dari lebih dari 350.000 anak, rata-rata berusia 5 hingga 12 tahun. Data tersebut dikumpulkan dari 14 penelitian sebelumnya yang meneliti hubungan antara polusi udara dan tekanan darah pada orang muda.

Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Senin (8/7). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]
Gedung bertingkat tersamar kabut polusi udara di Jakarta, Senin (8/7). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Paparan jangka pendek terhadap polusi udara partikulat yang lebih kasar yang disebut PM10 - dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah sistolik (BP) pada anak-anak. TD sistolik adalah angka teratas pada pembacaan tekanan darah dan mengacu pada tekanan di dalam arteri Anda saat jantung mengeluarkan darah.

Paparan partikel halus (PM2.5) dalam jangka panjang, serta polusi partikulat PM10 kasar, meningkatkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah diastolik adalah angka terbawah dalam pembacaan dan mengacu pada tekanan di dalam arteri di antara detak jantung.

Partikel-partikel ini bisa termasuk debu, kotoran, jelaga, asap dan tetesan cairan. Emisi dari pembangkit listrik, pabrik industri dan kendaraan mengandung polusi partikel halus, sementara pabrik dan lokasi konstruksi dapat menghasilkan partikel yang lebih kasar. Penemuan ini telah dipublikasikan secara online di Journal of the American Heart Association.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanda Tekanan Darah Tinggi, Jangan Abaikan Kesemutan dan Rasa Terbakar!

Tanda Tekanan Darah Tinggi, Jangan Abaikan Kesemutan dan Rasa Terbakar!

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 16:41 WIB

Paparan Polusi Turunkan Kemampuan Otak Pria, Terutama Terkait Bahasa

Paparan Polusi Turunkan Kemampuan Otak Pria, Terutama Terkait Bahasa

Health | Rabu, 05 Mei 2021 | 08:26 WIB

Mudah Dicari, 6 Makanan Ini Bantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Mudah Dicari, 6 Makanan Ini Bantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Riau | Senin, 03 Mei 2021 | 16:13 WIB

Terkini

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB