Penumpahan Virus, Mitos Vaksin Covid-19 yang Memicu Ketakutan

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Senin, 10 Mei 2021 | 15:01 WIB
Penumpahan Virus, Mitos Vaksin Covid-19 yang Memicu Ketakutan
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Salah satu toko di Kanada, Amerika Serikat, melarang orang-orang yang sudah vaksin Covid-19 membeli barang di tokonya. Menurut pemilik toko, orang yang sudah divaksin dapat menularkan virus corona ke orang lain.

Hal ini memang menjadi mitos di kalangan orang-orang yang tidak percaya dengan vaksin Covid-19. Kesalah pahaman penularan dari vaksin ini terus beredar di media sosial, memicu ketakutan dan keraguan atan vaksin.

Ini adalah konsep yang disebut 'penumpahan virus' atau 'penumpahan vaksin', suatu proses tubuh melepaskan partikel virus dari vaksin dan secara hipotesis menciptakan risiko infeksi pada orang lain, lapor Health.

"Penumpahan virus mungkin terjadi setelah vaksinasi, tetapi ini membutuhkan virus yang dilemahkan sebagai dasar pembuatan vaksin. Itu bukan dasar atau ilmu pengetahuan di balik vaksin yang saat ini digunakan untuk Covid-19," jelas Vincent Venditto, PhD, asisten profesor ilmu farmasi di Fakultas Farmasi Universitas Kentucky.

Venditto menjelaskan bahwa cara pembuatan vaksin yang berpotensi menyebabkan penumpahan virus adalah jika vaksin dibuat dari virus yang dilemahkan (bukan dimatikan) di laboratorium.

Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML
Penampakan virus corona baru (COVID-19), credit: NIAID-RML

Cara kerja vaksin ini adalah dengan membiarkan virus bereplikasi di dalam tubuh untuk merangsang respon kekebalan, tetapi tidak sampai menyebabkan sakit.

Beberapa vaksin yang menggunakan teknik ini adalah:

  • Vaksin MMR (untuk campak, gondongan, dan rubella)
  • Vaksin cacar air
  • Vaksin herpes zoster
  • Vaksin rotavirus
  • Semprotan hidung untuk influenza
  • Penyakit tifus

Meski jenis vaksin tersebut dapat menyebabkan penumpahan virus, yang seringkali terjadi melalui kotoran, sangat jarang virus dapat menyebar cukup banyak untuk menginfeksi orang lain hingga menyebabkan sakit.

Contoh kasusnya vaksin influenza. Peneliti sudah menemukan beberapa kasus di mana virus flu yang dilemahkan menular ke orang lain.

baca juga

Tetapi peneliti tidak menemukan kasus virus influenza yang dilemahkan tersebut mengakibatkan sakit serius.

"Ada vaksin lain yang telah diselidiki diketahui dapat menyebabkan hal ini. Misalnya, ada beberapa kasus pelepasan virus pada vaksin polio. Tetapi ini tidak lagi digunakan di AS," jelas Venditto.

Tetapi hal ini tidak terjadi pada vaksin Covid-19, sebab beberapa vaksin yang sekarang beredar di masyarakat menggunakan tehnik mRNA (Pfizer dan Moderna), virus yang dimatikan (Sinovac, Sinophram), dan teknik adenovirus (AstraZeneca).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Samping Vaksin Covid-19 Berbeda pada Tiap Orang, Mengapa?

Efek Samping Vaksin Covid-19 Berbeda pada Tiap Orang, Mengapa?

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 14:17 WIB

Ini Daftar Negara Miskin yang Belum dapat Vaksin Covid-19 Sama Sekali

Ini Daftar Negara Miskin yang Belum dapat Vaksin Covid-19 Sama Sekali

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB

Usai Vaksin Covid-19, Ratusan Orang Tertular Virus Corona dan Rawat Inap

Usai Vaksin Covid-19, Ratusan Orang Tertular Virus Corona dan Rawat Inap

Health | Minggu, 09 Mei 2021 | 19:16 WIB

Terkini

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:57 WIB

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:30 WIB

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Cara Membuat Paspor Anak Terbaru: Syarat Lengkap, Biaya, dan Prosedurnya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:29 WIB

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

Taktik Tak Biasa! Anggota Polisi dan BNN Tumpangi KRL demi Tembus Sarang Narkoba Kampung Bahari

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:28 WIB

×