Bukan Batuk atau Demam, Ini 2 Gejala Virus Corona Khas pada Anak-Anak

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 14 Mei 2021 | 15:14 WIB
Bukan Batuk atau Demam, Ini 2 Gejala Virus Corona Khas pada Anak-Anak
Ilustrasi anak-anak (Unsplash/Larm)

Suara.com - Penelitian baru mengungkapkan anak-anak biasanya tidak menunjukkan gejala ketika terinfeksi virus corona Covid-19. Tapi, ada tanda-tanda virus corona pada anak yang bisa Anda waspadai.

Kita tahu bahwa gejala Utama virus corona Covid-19 adalah batuk terus-menerus, demam tinggi, hilangnya rasa dan bau. Tapi, kebanyakan anak akan menderita nyeri otot dan rasa tidak enak badan ketika terinfeksi virus corona.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Scientific Reports mengamati data dari 12.306 anak yang positif virus corona Covid-19. Mereka menemukan secara keseluruhan anak-anak yang terinfeksi virus corona Covid-19 mengalami gejala yang lebih ringan.

Tapi, penulis studi, Pakaj Arira dari Universitas Birmingham di Alabam, mengatakan lebih dari 18 persen anak-anak dalam Penelitian ini mengalami gejala demam, malaise, nyeri otot atau sendi, gangguan penciuman atau rasa.

Para ahli menemukan 16,5 persen anak mengalami sesak napas dan batuk, 13,9 persen juga mengalami gejala mual, muntah dan diare. Lalu, sekitar 8,1 peren menderita ruam dan 4,8 persen mengalami sakit kepala.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Mengenai jenis perawatan medis yang dibutuhkan anak-anak untuk virus corona Covid-19, para ahli mengatakan risiko anak-anak yang membutuhkan perawatan medis kritis dan ventilator sama dengan semua kelompok umur.

Penelitian tersebut melaporkan hanya 5,5 persen anak-anak dalam penelitian yang dirawat di rumah sakit karena virus corona. Dari 5,5 persen itu, ada 17,6 persen yang butuh perawatan medis kritis dan 4,1 persen membutuhkan ventilator.

Risiko rawat inap akibat virus corona antara anak perempuan dan laki-laki sama. Tapi, lebih tinggi pada anak-anak non-Hispanik kulit hitam dan Hispanik dibandingkan anak-anak kulit putih non-Hispanik.

"Mengingat tingginya frekuensi kasus tanpa gejala khas, peningkatan kewaspadaan, skrinning inovatif dan pengujian virus corona Covid-19 yang cukup sering di antara anak-anak," jelas para penulis studi dikutip dari The Sun.

baca juga

Menurut mereka, penerapan strategi ini perlu ditingkatkan di antara anak-anak dari ras/etnis minoritas untuk mengurangi kesenjangan kesehatan terkait virus corona Covid-19.

Dr Julian Tang, Profesor Kehormatan / Ahli Virologi Klinis, Universitas Leicester mengatakan temuan itu meningkatkan kekhawatiran tentang anak-anak yang menyebarkan virus ke seluruh masyarakat.

Dia mengatakan penelitian sebelumnya dengan tim pediatrik rumah sakit lokal juga menemukan sekitar 20 persen (16/80) SARS-COV-2 asimtomatik pada anak-anak, lebih dari 1 tahun masuk ke dokter anak.

"Studi baru ini jauh lebih besar dan menemukan proporsi yyang jauh lebih tinggi dari anak-anak tanpa gejala khas virus corona, seperti demam, batuk, sesak napas," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter India Temukan 40 Pasien Virus Corona Alami Infeksi Jamur Hitam

Dokter India Temukan 40 Pasien Virus Corona Alami Infeksi Jamur Hitam

Health | Rabu, 12 Mei 2021 | 09:21 WIB

Studi: Vaksin Covid-19 2 Kali Bantu Lawan Varian Baru Virus Corona

Studi: Vaksin Covid-19 2 Kali Bantu Lawan Varian Baru Virus Corona

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 19:25 WIB

CDC: Virus Corona Bisa Menular Lebih dari 6 Kaki di Udara!

CDC: Virus Corona Bisa Menular Lebih dari 6 Kaki di Udara!

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 15:20 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×