Cuaca Dingin Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, 2 Orang Ini Berisiko!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 19 Mei 2021 | 19:30 WIB
Cuaca Dingin Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, 2 Orang Ini Berisiko!
Ilustrasi kedinginan, cuaca dingin. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan jantung adalah kondisi darurat medis di mana pasokan darah ke jantung mendadak tertutup oleh gumpalan darah. Semua orang bisa mengalami serangan jantung, terutama orang yang memiliki riwayat penyakit jantung.

Tapi, sebuah penelitian menemukan hubungan antara cuaca dingin dan peningkatan risiko serangan jantung. Menurut penelitian itu, hawa dingin mendadak bisa meningkatkan risiko seseorang terkena serangan jantung.

Studi tersebut dipublikasikan di jurnal British Heart dan mengamati lebih dari setengah juta kasus serangan jantung. Para peneliti menemukan hubungan yang kuat antara cuaca dingin dan peningkatan risiko serangan jantung tersebut.

Perubahan suhu cuaca yang mendadak bisa membuat pembuluh darah menyempit, sehingga mengurangi aliran darah dan memicu pembekuan darah di masa mendatang. Akibatnya, kondisi ini meningkatkan risiko serangan jantung.

Cuaca dingin membuat jantung bekerja lebih keras untuk menjaga tubuh tetap hangat. Pembuluh darah menyempit sehingga jantung bisa berkonsentrasi memompa darah ke otak dan organ utama lainnya.

Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp
Ilustrasi Serangan Jantung/freepik/jcomp

Orang yang berisiko

Menurut British Heart Foundation, orang tua dan anak kecil termasuk kelompok yang berisiko alami serangan jantung karena cuaca dingin. Sebab, mereka sulit untuk mengendalikan suhu tubuhnya sendiri ketika cuaca dingin.

Karena itu, Anda perlu memastikan diri sendiri atau anggota keluarga yang rentan kedinginan agar tetap hangat dan nyaman. Pastikan pula Anda mengenai tanda-tanda serangan jantung agar segera mencari bantuan medis bila dibutuhkan.

"Di cuaca dingin, pembuluh darah Anda bekerja lebih keras. Tekanan pada jantung di dalam beberapa kasus bisa menyebabkan serangan jantung," kata Dr Diana Gall dikutip dari Express.

Salah satu cara tubuh merespons suhu dingin adalah melindungi dirinya sendiri dan mempertahankan panas dengan menyempitkan pembuluh darah di dekat permukaan kulit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Serangan Jantung, Waspadai 5 Tandanya!

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Serangan Jantung, Waspadai 5 Tandanya!

Health | Rabu, 19 Mei 2021 | 17:00 WIB

Diduga Serangan Jantung, Tersangka Penipuan Meninggal di Sel Polsek

Diduga Serangan Jantung, Tersangka Penipuan Meninggal di Sel Polsek

Jabar | Selasa, 18 Mei 2021 | 14:41 WIB

Keluar Darah dari Hidung Bikin Panik, Ternyata Ini Penyebab Umum Mimisan

Keluar Darah dari Hidung Bikin Panik, Ternyata Ini Penyebab Umum Mimisan

Riau | Sabtu, 15 Mei 2021 | 08:48 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB