Perlukah Tes Antibodi Usai Vaksin Covid-19 Lengkap? Ini Kata Dokter Paru

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 21 Mei 2021 | 17:25 WIB
Perlukah Tes Antibodi Usai Vaksin Covid-19 Lengkap? Ini Kata Dokter Paru
Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap, tidak sedikit masyarakat termasuk tenaga kesehatan (nakes) yang menjalani pemeriksaan jumlah antibodi.

Hal ini dilakukan dan dijalankan langsung oleh Dokter Spesialis Paru, dr. Erlina Burhan, Sp.P (K) yang sempat rutin memeriksa jumlah antibodinya setelah mandapat vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.

 "Saya cek serologi saya, begitu divaksin hari pertama, hari kelima, hari ke-10, sampai sebulan kemudian. Saya ingin tahu, jadi kalau ditanya bisa cerita," ungkap Erlina dalam acara diskusi virtual Jumat (21/5/2021).

Hasilnya Erlina sebagai Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) menyarankan masyarakat tidak melakukan pemeriksaan antibodi setelah vaksin.

Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]
Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]

Ini karena kata Erlina, belum ada satupun alat tes, atau metode pemeriksaan yang tepat untuk mengukur jumlah antibodi yang bisa menangkal Covid-19, sebagaimana yang diterangkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

"Karena banyak sekali bermunculan pemeriksaan seorology di laboratorium komersil, itu tidak selalu bisa mendeteksi antibodi yang terbentuk," terang Erlina.

Apalagi jumlah antibodi yang terbentuk di tubuh tidak secara langsung bisa menggambarkan bagaimana perlindungan terhadap satu penyakit seperti Covid-19.

"Kadang satu alat tidak bisa mendeteksi proteksi yang sudah terbentuk," tutur Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) DKI Jakarta itu.

Dan berdasarkan pengalaman Erlina, jumlah antibodi setelah pengecekan cenderung malah membuat panik dan khawatir, jika jumlahnya tidak sesuai harapan. Padahal bisa jadi alat yang digunakan justru tidak bisa mengecek dengan menyeluruh.

baca juga

"Kok saya antibodi cuma 20, terus jadi kepikiran, nggak bisa tidur, stres dan malah menurunkan sistem kekebalan. Jadi (periksa antibodi) tidak diperlukan dan tidak dianjurkan," pungkas Erlina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jarum Suntik Copot, FDA Hentikan Penggunaan Suntikan Vaksin Buatan China

Jarum Suntik Copot, FDA Hentikan Penggunaan Suntikan Vaksin Buatan China

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 12:29 WIB

Rumah Sakit Rusak, Tes dan Vaksinasi Covid-19 di Gaza Terhenti

Rumah Sakit Rusak, Tes dan Vaksinasi Covid-19 di Gaza Terhenti

Health | Jum'at, 21 Mei 2021 | 06:23 WIB

Vaksin Gotong Royong Diharapkan Percepat Herd Immunity

Vaksin Gotong Royong Diharapkan Percepat Herd Immunity

Health | Kamis, 20 Mei 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:50 WIB

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 17:44 WIB

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:41 WIB

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Bali | Jum'at, 25 September 2026 | 17:39 WIB

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 17:36 WIB

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Nikmati Keseruan Pestapora 2026 Bareng BRImo dengan Ragam Program Spesial

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 17:33 WIB

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

NasDem Buka Pintu Bahas Wacana Pileg-Pilpres Dipisah, Soroti Pemilu Serentak yang Bikin Lelah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:31 WIB

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan

Jogja | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Pestapora 2026 Makin Asyik Bareng BRImo, Intip Program Spesialnya

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Musim Kedua Anime The Cat and the Dragon Diumumkan Tayang pada 2027

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:30 WIB

×