Rumah Sakit Rusak, Tes dan Vaksinasi Covid-19 di Gaza Terhenti

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 21 Mei 2021 | 06:23 WIB
Rumah Sakit Rusak, Tes dan Vaksinasi Covid-19 di Gaza Terhenti
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Sistem kesehatan di kota Gaza yang telah melemah akibat pandemi Covid-19, kini hancur akibat perang. Rumah sakit kewalahan dengan gelombang korban tewas dan terluka akibat pemboman Israel. Banyak obat-obatan penting habis dengan cepat di wilayah pesisir yang kecil dan tersumbat, begitu pula bahan bakar untuk menjaga aliran listrik.

Dilansir dari AP News, dua dokter terkemuka di Gaza, termasuk gugus tugas Covid-19, tewas ketika rumah mereka hancur akibat serangan.

Satu-satunya laboratorium pengujian virus corona di sana rusak oleh serangan udara dan telah ditutup. Hal ini membuat pejabat kesehatan khawatir akan terjadinya wabah lebih lanjut di antara puluhan ribu penduduk terlantar yang berdesakan di tempat penampungan darurat.

Dr. Majdi Dhair, kepala pengobatan pencegahan di Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa pengujian Covid-19 terhenti.

“Ini seperti bom waktu, karena orang tidak diuji, dan mereka yang terinfeksi tidak akan tahu bahwa mereka terinfeksi,” kata Dhair.

Hingga Senin, ketika klinik itu rusak, Gaza telah mencatat lebih dari 105.000 kasus infeksi virus corona, termasuk 986 kematian. Sekitar 80 orang berada dalam kondisi kritis karena virus tersebut.

Di satu sekolah yang dikelola PBB, di mana 1.400 orang berlindung di dalamnya, Nawal al-Danaf dan lima anaknya dijejalkan ke dalam satu ruang kelas bersama lima keluarga lainnya. Selimut yang disampirkan di tali menjadi batas antar keluarga.

"Sekolah itu aman dari perang, tetapi ketika bicara corona, dengan lima keluarga di satu ruangan, semua orang bisa saling menulari," kata al-Danaf, yang melarikan diri dari penembakan tank Israel di kota Beit Lahiya di utara Gaza beberapa hari lalu, yang menambahkan bahwa tidak ada orang yang memakai masker di sana, dan tak bisa melakukan jaga jarak di tempat yang sempit.

Upaya vaksinasi Covid-19 di Gaza, yang sebelumnya berjalan lambat, kini telah berhenti, kata pejabat tinggi WHO di Gaza, Sacha Bootsma.

baca juga

Hanya di bawah 39.000 orang, atau 2% dari populasi Gaza, yang telah menerima vaksinasi. Dosis yang ada hanya cukup untuk memvaksinasi 15.000 orang lagi, dan dosis tersebut kedaluwarsa pada bulan Juni. Namun dengan kondisi ini, timbul kekhawatiran bahwa dosis tersebut tidak akan dapat digunakan tepat pada waktunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Gaza Palestina: Amerika Serikat Berhentilah Kasih Senjata ke Israel

Bocah Gaza Palestina: Amerika Serikat Berhentilah Kasih Senjata ke Israel

News | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:27 WIB

Vaksin Gotong Royong Gratis, Perusahaan Dilarang Potong Gaji Karyawan

Vaksin Gotong Royong Gratis, Perusahaan Dilarang Potong Gaji Karyawan

News | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:16 WIB

Bisikan Pilu Bocah Gaza: Aku Tak Mau Tertidur karena Takut Ditinggal Mati

Bisikan Pilu Bocah Gaza: Aku Tak Mau Tertidur karena Takut Ditinggal Mati

News | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:06 WIB

Terkini

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

Motor Raib Saat Apel ke Rumah Pacar di Jelambar, Pelaku Ternyata Warga Sekitar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

Prabowo Soroti Perda yang Izinkan Bakar Lahan 2 Hektare, Sebut Tak Masuk Akal

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:04 WIB

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Malaysia Pesta Gol di SUGBK, Gebuk Bangladesh Arif Aiman Jadi Bintang

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

Pengamat Soroti Temuan 'Kamar Sultan' Lapas Cibinong: Bukti Runtuhnya Moral Pemidanaan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

I Hate Going to Work: Realita Dunia Kantor yang Dikemas dalam Komedi Satir

I Hate Going to Work: Realita Dunia Kantor yang Dikemas dalam Komedi Satir

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:00 WIB

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Park Ji Hyun Cetak Sejarah Masuk Nominasi International Emmy Awards 2026

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 17:50 WIB

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Isu Haji Isam Caplok BCA Usai Borong Saham BYAN, Ini Kronologinya

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 17:44 WIB

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

Pantau Gambut Soroti Rencana Prabowo Bentuk BPGMN: Jangan Cuma Tambah Lembaga Tanpa Taji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 17:41 WIB

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Makin Seru di Pestapora 2026, BRImo Hadirkan Ragam Program Spesial

Bali | Jum'at, 25 September 2026 | 17:39 WIB

×