Sistem Kesehatan yang Sistematis Dianggap Bisa Cegah Kasus Kematian Ibu dan Anak

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Selasa, 25 Mei 2021 | 18:25 WIB
Sistem Kesehatan yang Sistematis Dianggap Bisa Cegah Kasus Kematian Ibu dan Anak
Ilustrasi ibu dan anak

Suara.com - Isu stunting serta kematian ibu dan anak merupakan masalah kesehatan utama yang masih dihadapi Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) per Januari 2021, angka stunting di Indonesia masih amat tinggi yakni mencapai 27,6 persen.

Founder AMS Klinik dr Achmad Mediana, Sp.OG mengungkap, diperlukan layanan kesehatan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Menurutnya, masalah stunting serta kematian ibu dan anak dapat dicegah sejak awal dengan mengelola kesehatan secara sistematis.

Untuk itulah, layanan kesehatan yang memiliki sistem komprehensif serta terintegrasi diperlukan untuk menekan angka kematian ibu dan anak serta isu gizi kronis seperti stunting. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.

Saat ini, Achmad bersama AMS Klinik telah meluncurkan program Applicative MedicalCare System. Sistem ini ditujukan untuk memantau dan mengelola kesehatan dengan tiga sistem utama, yaitu early deteksi, preventif, dan monitoring. 

"Dengan ketiga sistem tersebut kami bisa mengetahui sejak dini potensi terhadap penyakit yang diderita oleh seluruh anggota keluarga, hingga dapat mengetahui potensi yang dimiliki anak," jelas dia melalui siaran pers yang Suara.com terina.

Nantinya, setiap pasien akan mendapat riwayat kesehatan secara menyeluruh, dan pendampingan dari tenaga kesehatan mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi, monitoring, dan evaluasi kesehatan menyeluruh dan terjadwal. 

"Kami benar-benar memberikan sistem yang dapat berguna bagi masyarakat. Jika ingin melakukan konsultasi langsung dengan saya, dapat mengunjungi AMS Klinik yang berlokasi di Kemang Timur," ujar dr Achmad Mediana.

baca juga

AMS Klinik sendidibresmi berdiri pada 1 Maret 2021 yang memiliki konsep Cycle of Life yang fokus terhadap masalah kesehatan dari mulai Pranikah - Masa Kehamilan - Tumbuh Kembang - Menopause. Saat ini AMS Klinik sudah mengelola kesehatan lebih dari 3000 pasien.

Bekerjasama dengan apotek online Lifepack, AMS Klinik bersama-sama ingin mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat dengan berbagai layanan kesehatan di antaranya; pemesanan obat, konsultasi dokter, dan kotak obat spesial (blister) untuk penderita penyakit kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Daerah Tak Becus Kelola DAK untuk Turunkan Kasus Stunting

Banyak Daerah Tak Becus Kelola DAK untuk Turunkan Kasus Stunting

News | Senin, 24 Mei 2021 | 13:35 WIB

Belum Optimal, Kepala Daerah Diminta Pakai Dana TKDD buat Turunkan Stunting

Belum Optimal, Kepala Daerah Diminta Pakai Dana TKDD buat Turunkan Stunting

News | Senin, 24 Mei 2021 | 11:21 WIB

Diserang Israel dan Virus Corona, Sistem Kesehatan Jalur Gaza Ambruk

Diserang Israel dan Virus Corona, Sistem Kesehatan Jalur Gaza Ambruk

Sulsel | Kamis, 20 Mei 2021 | 18:21 WIB

Terkini

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Hantu hingga Manusia Serigala Hiasi Pedestrian Sudirman Jelang Halloween

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

Bakal Dibuka Nonstop! Pramono Matangkan Rencana 76 Taman di Jakarta Beroperasi 24 Jam

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Studi: Lebih dari 3.500 Orang Indonesia Tewas Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan di September Saja

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

×