CEK FAKTA: Benarkah Infeksi Jamur Hitam Menular Lewat Kulkas dan Bawang?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 30 Mei 2021 | 08:33 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Infeksi Jamur Hitam Menular Lewat Kulkas dan Bawang?
Jamur di bawang bombay dan kulkas (Facebook/Wisdom)

Suara.com - Kasus infeksi jamur hitam yang merebak di India tengah menimbulkan kekhawatiran. Pasalnya, penyakit yang tergolong langka ini rentan menyerang pasien virus corona Covid-19.

Sayangnya, di tengah kekhawatiran ini justru banyak informasi simpang siur mengenai infeksi jamur hitam tersebut. Banyak orang justru mengira beberapa benda di rumah bisa menyebar infeksi jamur hitam tersebut.

Baru-baru ini, banyak informasi yang tersebar di media sosial bahwa sayuran yang disimpan di lemari es juga bisa mengandung jamur hitam dan menyebarkannya ke manusia.

Sebuah postingan di Facebook yang diterbitkan menggunakan Bahasa Hindi, meminta orang-orang untuk berhati-hati mengolah sayuran yang disimpan dalam kulkas, termasuk bawang karena bisa menyebarkanjamur hitam.

"Hati-hati membeli bawang bombay di pasaran dan menyimpannya di kulkas. Kotoran atau jamur hitam yang terlihat pada kulit luar bawang merupakan jamur hitam beracun yang menyebabkan mukormikosis," ujarnya dalam unggahannya tersebut dikutip dari Times of India.

Jamur di bawang bombay dan kulkas (Facebook/Wisdom)
Jamur di bawang bombay dan kulkas (Facebook/Wisdom)

Klaim itu menjelaskan bahwa jamur hitam pada kulit luar bawang bombay bisa menyebar ke manusia. Sedangkan, bawang bombay ini cukup sering digunakan dalam berbagai jenis masakan.

Bahkan pengunggah juga mengatakan bahwa jamur hitam pada bawang dan sayuran itu juga bisa berkumpul di permukaan lemari es dan menyebabkan kerusakan.

Faktanya, klaim tersebut sepenuhnya tidak benar. Karena, cara penularan jamur hitam juga tidak melalui objek belaka, seperti buah dan sayuran. Pertama, jamur yang terbentuk di dalam lemari es dan kotoran jamur yang ada di luar bawang sama sekali berbeda dengan infeksi jamur hitam.

Menurut para ahli, jamur yang tumbuh di dalam lemari es mungkin disebabkan oleh beberapa jenis bakteri atau ragi. Meskipun jamur di lemari es itu berbahaya dan bisa menyebabkan kontaminasi.

baca juga

Tapi, infeksinya tidak menunjukkan gejala spesifik, seperti infeksi jamur hitam. Sedangkan, jamur yang ada di kulit luar bawang merupakan hasil dari jamur yang ditemukan di dalam tanah.

Karena itu, Anda memang harus mencuci semua sayuran atau bawang-bawangan sebelum mengolahnya. Tapi, jamur pada bawang sendiri biasanya tidak menular.

Sebaliknya, infeksi jamur hitam menyebar dengan cara yang sangat berbeda dan lebih banyak gejala, Menurut ahli kesehatan, angka kematiannya mencapai 50 persen.

Infeksi jamur hitam yang menyebar melalui jamur mycormetes ada di lingkungan sekitar. Sora infeksius menyebabkan penyakit berbahaya ketika seseorang yang berisiko terinfeksi menghirupnya melalui permukaan yang terkontaminasi, seperti lingkungan lembap.

Sederhananya, jamur tidak menyebar melalui makanan yang Anda konsumsi atau benda yang disentuh. Tapi, Anda juga bisa terinfeksi bila menghirup jamur ini dari permukaan yang terkontaminasi.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa penggunaan air yang tidak difilter atau tidak bersih yang digunakan untuk oksigenasi dalam kasus virus corona Covid-19 juga bisa menjadi sumber penularan penyakit.

Selain itu, infeksi jamur hitam ini juga tidak menular ke semua orang meskipun tingkat kematiannya sekarang cukup tinggi. Direktur AIIMS dan ahli medis ternama, Dr Randeep Guleria, orang yang menderita diabetes ekstrem atau tidak terkontrol, pasien yang menggunakan steroid cukiup lama dan orang dengan kekebalan rendah termasuk kelompok berisiko.

Infeksi jamur hitam ini juga menyerang orang yang menderita penyakit penyerta parah atau rutin mengonsumsi obat yang menekan kekebalan tubuh untuk melawan infeksi.

Selain itu, infeksi jamur hitam bisa didiagnosis dan dideteksi dengan mengambil sampel cairan dari saluran sinus, pencitraan jaringan dan riwayat medis sebelumnya.

Informasi mengenai infeksi jamur hitam ini juga telah diklarifikasi oleh sejumlah ahli medis dan dokter. Panduan dan informasi juga telah dicantumkan oleh Indian Council of Medical Research (ICMR) di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Kunyit Bisa Obati Infeksi Jamur Hitam?

CEK FAKTA: Benarkah Kunyit Bisa Obati Infeksi Jamur Hitam?

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 14:16 WIB

Penting! 5 Fakta Terkini Seputar Infeksi Jamur Hitam yang Menyerang India

Penting! 5 Fakta Terkini Seputar Infeksi Jamur Hitam yang Menyerang India

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 14:15 WIB

Infeksi Jamur Kuning Lebih Bahaya, Apa Bedanya dengan Jamur Hitam dan Putih?

Infeksi Jamur Kuning Lebih Bahaya, Apa Bedanya dengan Jamur Hitam dan Putih?

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 13:50 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×