alexametrics

Seorang Ibu Curiga Putrinya Meninggal akibat Sering Mengunyah Permen Karet

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Seorang Ibu Curiga Putrinya Meninggal akibat Sering Mengunyah Permen Karet
Ilustrasi mengunyah permen karet (shutterstock)

Benarkah sering memakan permen karet berbahaya?

Suara.com - Maria Morgan, seorang ibu asal Inggris, akhirnya mendapat kemungkinan jawaban yang pasti akan kematian putrinya, Samantha Jenkins, pada 2011 silam.

Awalnya dokter mengira Jenkins diracuni, sedangkan Morgan menduga putrinya yang saat itu berusia 19 tahun keracunan cat kuku. Tetapi berdasarkan laporan toksikologi, tidak ditemukan bahan kimia berbahaya apa pun dalam tubuh Jenkins.

Hingga akhirnya suatu hari Morgan menemukan banyak bungkus permen karet di dalam laci dan kuitansi pembeliannya. Morgan tidak tahu seberapa banyak permen karet yang telah dikonsumsi putrinya, tetapi Jenkins mengunyahnya setiap hari.

Morgan pun mencari informasi tentang konsumsi permen karet di Google dan menemukan artikel bahwa mengunyah terlalu banyak permen karet bisa berbahaya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Permen Susu di Banyumas Mengandung Narkoba?

"Sebagai orang tua, Anda memberi anak-anak Anda permen karet dan Anda tidak memikrikannya. Bahan buatan yang ada dalam permen karet sangat berbahaya, (yaitu) aspartam dan sorbitol," kata Morgan, dilansir Insider.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi mengunyah permen karet (Foto: shutterstock)

Benarkah sering memakan permen karet berbahaya?

Mengunyah permen karet sebenarnya dapat membuat seseorang menelan 'kantong udara', yang mengakibatkan sakit perut dan kembung. Pada orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS), kondisi kembung ini dapat menyebabkan rasa sakit tertentu.

Sebuah studi oleh Binghamton University di New York menemukan kandungan titanium dioksida, yang ditemukan di banyak permen karet, bahkan bisa mengganggu pencernaan.

Berdasarkan teori Morgan, alkohol gula yang ada di dalam permen karet juga menjadi salah satu faktor penyebab kematian putrinya. Pernyataannya didukung oleh ahli diet Bonnie Taub-Dix.

Baca Juga: Gemas! Bukan dengan Emas, Pria Ini Lamar Pacar Pakai Permen Cincin

"Banyak permen karet bebas gula dibuat dengan alkohol gula, yang dapat menyebabkan diare (karena sangat sulit diserap). Jika terlalu banyak mengunyah permen karet, Anda bisa mengalami diare berlebihan yang menyebabkan pengurangan elektrolit," tutur Taub-Dix.

Komentar