Kebanyakan Kafein Bukan Cuma Bikin Melek Tapi Tingkatkan Risiko Masalah Mata, Kok Bisa?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Selasa, 08 Juni 2021 | 16:10 WIB
Kebanyakan Kafein Bukan Cuma Bikin Melek Tapi Tingkatkan Risiko Masalah Mata, Kok Bisa?
Ilustrasi minum kopi

Suara.com - Kebanyakan kafein bukan hanya bikin melek tapi bisa memicu masalah mata Anda. Dalam hal ini sebuah studi baru menemukan bahwa mengonsumsi kafein dalam jumlah besar setiap hari dapat meningkatkan risiko glukoma lebih dari tiga kali lipat. 

Glaukoma sendiri merupakan bentuk kerusakan saraf mata yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan pada bola mata. Kondisi ini pada akhirnya bisa menyebabkan kebutaan. 

Melansir dari Healthsots, temuan ini telah diterbitkan pada jurnal Ophthamology. Penelitian disusun oleh para peneliti dar Icahn School of Medicine di Mount Sinai.

Kafein disebut berpengaruh pada peningkatan tekanan intraokular (TIO) yang merupakan tekanan di dalam mata merupakan. Hal ini merupan faktor risiko integral untuk glaukoma.

“Kami sebelumnya menerbitkan karya yang menunjukkan bahwa asupan kafein yang tinggi meningkatkan risiko glaukoma sudut terbuka tegangan tinggi di antara orang-orang dengan riwayat penyakit ini dalam keluarga," kata pemimpin atau penulis studi, Louis R. Pasquale, MD, FARVO, Wakil Ketua Ophthalmology Penelitian untuk Sistem Kesehatan Gunung Sinai.

"Dalam penelitian ini kami menunjukkan bahwa hubungan buruk antara asupan kafein tinggi dan glaukoma terbukti ada, namun hanya di antara mereka yang memiliki skor risiko genetik tertinggi untuk peningkatan tekanan mata,” imbuhnya. 

Minum Kopi (Envato)
Minum Kopi (Envato)

Para peneliti menemukan bahwa asupan kafein  tinggi tidak terkait dengan peningkatan risiko TIO yang lebih tinggi atau glaukoma secara keseluruhan. Namun, di antara peserta yang secara genetik cenderung melalami peningkatan TIO, konsumsi kafein yang lebih besar dikaitkan dengan TIO yang lebih tinggi dan prevalensi glaukoma yang lebih tinggi.

Lebih khusus lagi, mereka yang mengonsumsi kafein harian dalam jumlah tertinggi kira-kira empat cangkir kopi memiliki TIO 0,35 mmHg lebih tinggi.

Selain itu, mereka yang berada dalam kategori skor risiko genetik tertinggi yang mengonsumsi lebih dari 321 miligram kafein setiap hari (3 cangkir kopi) memiliki prevalensi glaukoma 3,9 kali lipat lebih tinggi bila dibandingkan dengan mereka yang tidak minum atau minum sedikit kafein. 

baca juga

“Studi ini menunjukkan bahwa mereka yang memiliki risiko genetik tertinggi untuk glaukoma dapat mengambil manfaat dari memoderasi asupan kafein mereka. Perlu dicatat bahwa hubungan antara kafein dan risiko glaukoma hanya terlihat dengan sejumlah besar kafein dan pada mereka yang memiliki risiko genetik tertinggi,” kata rekan penulis Anthony Khawaja, MD, PhD, Associate Professor of Ophthalmology University College London. UCL) Institut Oftalmologi dan ahli bedah mata di Rumah Sakit Mata Moorfields.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asupan Kafein Tinggi Meningkatkan Risiko Glaukoma pada Orang dengan Riwayat Genetik Ini

Asupan Kafein Tinggi Meningkatkan Risiko Glaukoma pada Orang dengan Riwayat Genetik Ini

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 08:47 WIB

Kafein Membantu Melawan Kantuk, Tapi Bisa Membuat Anda Kekurangan Waktu Tidur

Kafein Membantu Melawan Kantuk, Tapi Bisa Membuat Anda Kekurangan Waktu Tidur

Health | Jum'at, 04 Juni 2021 | 14:49 WIB

Hati-hati, Ini 5 Kesalahan Berbahaya saat Memakai Softlens

Hati-hati, Ini 5 Kesalahan Berbahaya saat Memakai Softlens

Video | Selasa, 01 Juni 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×