500 Perawat Profesional Indonesia Siap Diterbangkan ke Sejumlah Negara

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Rabu, 09 Juni 2021 | 14:03 WIB
500 Perawat Profesional Indonesia Siap Diterbangkan ke Sejumlah Negara
ilustrasi perawat [shutterstock]

Suara.com - Tingginya kebutuhan tenaga kerja kesehatan di berbagai negara di dunia saat ini menjadi peluang baru bagi generasi muda Indonesia yang berminat dan mampu bersaing untuk menggapai kesempatan tersebut. 

Kabar baiknya, Indonesia sendiri memiliki kualitas perewat yang punya kompetensi untuk bisa bersaing di luar negeri. Salah satunya, seperti 30 orang perawat yang diterbangkan ke sejumah negara. 

Penempatan 30 orang perawat yang akan bekerja terbagi menjadi 11 orang di National Ambulance, United Arab Emirates, 8 orang bekerja di Aamer Health Care Center, United Arab Emirates, serta 11 orang ke Alorf Hospital, Kuwait. Perawat itu sendiri berasal dari Binawan Group. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk United Arab Emirates Husin Bagis menyatakan, seluruh perawat yang didelegasikan tadi menjadi bagian dari target untuk mengirimkan 1.000 tenaga kerja kesehatan Indonesia pada 2021-2022. 

Ilustrasi perawat. (Shutterstock)

"Untuk mencapai target ini, penting bagi pemerintah untuk berkolaborasi dengan pihak swasta, seperti Binawan. Keberangkatan para tenaga perawat ini menunjukan bahwa tenaga kerja migran Indonesia, terutama para perawat, telah memiliki kualitas yang layak untuk berkompetisi dengan perawat dari negara lain," jelasnya dalam Acara pemberangkatan diselenggarakan di Aula Kampus Universitas Binawan baru-baru ini, berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.

Tahun ini kata Deputy Chairman Binawan Group Ir. Said Saleh Alwaini, mengatakan bahwa pihaknya akan memberangkatkan 500 orang perawat profesional Indonesia secara bergelombang sampai dengan Desember 2021 untuk memenuhi permintaan dari National Ambulance UAE dan berbagai rumah sakit di United Arab Emirates, Kuwait, Qatar dan Saudi Arabia. 

Ia menjelaskan bahwa ini merupakan bagian dari program jangka panjang hingga  2025 untuk menempatkan 22.000 orang tenaga kesehatan Indonesia di Timur Tengah, Jepang, Singapura, Jerman, Kanada, Amerika Serikat, Australia dan New Zealand. 

"Keberhasilan program ini diharapkan akan menjadi sumber devisa bagi negara sebesar Rp 5.7 Triliun per tahun untuk membantu pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan Tenaga Kesehatan dan keluarganya, serta berkontribusi dalam capacity building mutu pelayanan kesehatan di Indonesia," pungkasnya.

Untuk dapat diterima bekerja di luar negeri, lanjut Said, para perawat Indonesia yang berminat harus mengikuti persiapan berupa kursus bahasa asing, matrikulasi kompetensi keperawatan, pelatihan berbagai spesialisasi khusus sesuai standarisasi yang dipersyaratkan oleh lembaga pelayanan kesehatan di luar negeri. 

Disamping berbagai pelatihan tersebut para perawat diwajibkan mengikuti tes International Prometric, terkait hal ini Binawan juga menyelenggarakan persiapan untuk menghadapi tes tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Kuat Bayar Kontrakan, Dua Pemotor di Bandung Nekat Jambret Ponsel Perawat

Tak Kuat Bayar Kontrakan, Dua Pemotor di Bandung Nekat Jambret Ponsel Perawat

Jabar | Rabu, 09 Juni 2021 | 13:32 WIB

Personel Pos Penyekatan Suramadu Ditambah, Ada 500 Tenaga Kesehatan Disiagakan

Personel Pos Penyekatan Suramadu Ditambah, Ada 500 Tenaga Kesehatan Disiagakan

Malang | Selasa, 08 Juni 2021 | 20:59 WIB

Viral Nakes Bertanya: Kenapa Perempuan Tetap Ingin Tampil Cetar Saat Masuk Ruang Operasi?

Viral Nakes Bertanya: Kenapa Perempuan Tetap Ingin Tampil Cetar Saat Masuk Ruang Operasi?

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 16:03 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB