Studi: Orang dengan Diet Nabati Memiliki Risiko Lebih Rendah Terinfeksi Covid-19

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 10 Juni 2021 | 07:47 WIB
Studi: Orang dengan Diet Nabati Memiliki Risiko Lebih Rendah Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi diet nabati. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian baru kembali membuktikan bahwa orang-orang yang menjalani diet nabati atau plant based, 73 persen lebih rendah terinfeksi Covid-19. Sementara mereka dengan pola makan pescatarian, yang konsumsi sumber protein utamanya dari ikan, memiliki risiko 59 persen lebih rendah. Kedua pola makan tersebut dibandingkan dengan orang-orang yang pemakan daging lainnya.

Penelitian tersebut telah diterbitkan di BMJ Nutrition, Prevention and Health dengan melibatkan 2.884 koresponden petugas kesehatan dari enam negara Eropa, 568 di antaranya mengonfirmasi pernah terinfeksi virus corona setahun terakhir.

Di antara kasus-kasus itu, 138 orang mengatakan mengalami gejala sedang hingga berat. Sementara 430 lainnya mengalami efek ringan dari penyakit pernapasan.

Rincian mengenai kebiasaan makan peserta juga dimasukkan dalam survei. Tercatat ada sepuluh kategori pola makan, yakni diet makanan utuh, keto, mediterania, paleolitik, diet rendah lemak, diet rendah karbohidrat dan diet tinggi protein, serta semuanya mengonsumsi daging merah dan putih.

Ditambah pola makan nabati atau vegan, pola makan vegetarian, dan pescatarian, yang sama sekali tidak konsumsi daging merah dan putih.

Dari mereka yang melaporkan pernah terinfeksi Covid, hanya 41 orang yang mengaku menjalani pola makan nabati, sementara 46 lainnya adalah pescatarian. Sisanya 481 telah menjalani beberapa pola makan yang termasuk ternak dan unggas.

“Hasil kami menunjukkan bahwa diet sehat yang kaya akan makanan padat nutrisi dapat dipertimbangkan untuk perlindungan terhadap gejala Covid-19 yang parah,” penulis studi mengemukakan dalam siaran pers mereka, dikutip dari Fox News.

Tidak dijelaskan mengapa makanan laut dan pemakan nabati berpotensi bernasib lebih baik selama pandemi, karena studi terbatas hanya dapat menunjukkan hubungan antara kelompok diet dan penyakit Covid-19 yang parah.

"Jadi diperlukan kehati-hatian dalam interpretasi temuan," kata wakil ketua NNedPro Nutrition and Covid-19 Taskforce Inggris, Shane McAuliffe, dalam pernyataan terpisah yang dilampirkan pada siaran pers .

McAuliffe mengakui bahwa penelitian tersebut perlu didukung studi prospektif yang dirancang lebih baik tentang hubungan antara diet, status gizi, dan hasil pemeriksaan Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah Seribu Lebih, Kasus Positif Covid-19 DKI Jakarta Jadi 11.516 Orang

Tambah Seribu Lebih, Kasus Positif Covid-19 DKI Jakarta Jadi 11.516 Orang

News | Minggu, 06 Juni 2021 | 22:05 WIB

Hindari Karbo, Makan Malam Protein Nabati Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung 10 Persen

Hindari Karbo, Makan Malam Protein Nabati Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung 10 Persen

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 17:15 WIB

Berapa Lama Antibodi Bertahan di Dalam Tubuh Setelah Terinfeksi Covid-19?

Berapa Lama Antibodi Bertahan di Dalam Tubuh Setelah Terinfeksi Covid-19?

Health | Jum'at, 28 Mei 2021 | 06:38 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB