Acaman Virus Corona Covid-19 Selalu Baru, WHO Sebut Vaksin Tidak Cukup!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 10 Juni 2021 | 15:00 WIB
Acaman Virus Corona Covid-19 Selalu Baru, WHO Sebut Vaksin Tidak Cukup!
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Seorang pakar kesehatan global mengatakan bahwa virus corona Covid-19 akan selalu menimbulkan ancaman baru dan semua orang harus terbiasa hidup berdampingan dengan virus corona.

Dr David Nabarro, utusan khusus dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan vaksin Covid-19 yang sekarang ini tersedia tidak cukup melindungi orang-orang dari ancaman virus corona Covid-19 yang selalu baru.

Dr David mengeluarkan pernyataan tersebut setelah pakar terkemuka mengatakan semua orang harus belajar hidup berdampingan dengan virus corona Covid-19, dengan cara selalu waspada untuk mencegah gelombang kasus infeksi berikutnya.

"Kita tahu bahwa virus itu akan terus berubah, yang artinya vaksinasi mungkin tidak akan cukup untuk membuatnya pergi. Kita harus bersikap seolah-seolah virus corona ini adalah ancaman yang selalu ada," jelas Dr Nabarro dikutip dari The Sun.

Karena itu, seseorang akan lebih menjaga kebersihan dan tertib melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi dirinya dari ancaman baru virus corona. Apalagi, penyebaran virus corona di sekolah, lingkungan kampus, restoran, pub dan klub sosial juga sangat cepat.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Dr Nabarro pun berharap kepada semua orang untuk berhati-hati dengan ancaman virus corona yang akan selalu baru. Hal ini juga tergantung pada pola hidup seseorang. kontak sosialnya, ketertibannya memakai masker wajah, cuci tangan dan menjaga lingkungan sekitar.

Selain itu, Dr Nabarro juga mengatakan abhwa gelombang baru virus corona Covid-19 akan terus ada seiring perkembangan virus dan munculnya varian baru.

Apalagi, varian baru virus corona selalu dianggap memiliki kemampuan kebal tterhadap vaksin Covid-19 sehingga lebih menular. Hal ini sudah terlihat dengan data varian Delta atau varian virus corona India yang menyebar cukup cepat di Inggris.

Dame Anne Johnson, presiden Akademi Ilmu Kedokteran dan profesor Epidemiologi Penyakit Menular di University College London (UCL) juga setuju bahwa akhirnya semua orang harus hidup berdampongan dengan virus corona dan meminimalkan jumlah penyakit parah yang ditimbulkan.

Karena, tidak mungkin aturan pembatasan sosial ini akan berlaku selamanya. Beberapa ilmuwan juga telah meminta pendekatan baru untuk kasus virus corona.

Robert Dingwall, profesor sosiologi di Nottingham Trent University, mengatakan situasi yang terjadi sekarang ini merupakan gambaran tentang hidup dengan virus corona sebagai infeksi endemik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Varian Delta Diduga Picu Diabetes Tipe Baru, Ini Kata Ahli!

Virus Corona Varian Delta Diduga Picu Diabetes Tipe Baru, Ini Kata Ahli!

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 12:36 WIB

CDC Maine Laporkan 8 Orang Kena Virus Corona Usai Suntik Vaksin Covid-19

CDC Maine Laporkan 8 Orang Kena Virus Corona Usai Suntik Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 09 Juni 2021 | 15:54 WIB

Gejala Varian Virus Corona India, Waspadai Gangren dan Gangguan Pendengaran!

Gejala Varian Virus Corona India, Waspadai Gangren dan Gangguan Pendengaran!

Health | Rabu, 09 Juni 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB