Proses Pencernaan Makanan dalam Tubuh Manusia Ternyata Begini, Cari Tahu Yuk

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 13 Juni 2021 | 17:10 WIB
Proses Pencernaan Makanan dalam Tubuh Manusia Ternyata Begini, Cari Tahu Yuk
Proses Pencernaan Makanan. (Shutterstock)

Suara.com - Energi dan nutrisi manusia bersumber dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Sejak makanan masuk ke dalam mulut proses pencernaan makanan sudah dimulai. 

Makanan akan kembali ke luar dari tubuh dalam bentuk feses jika memang zat gizinya tidak dibutuhkan. Pernah terpikir kenapa makanan tersebut bisa berubah bentuk saat keluar dari tubuh?

Tentu karena telah melewati rentetan panjang proses pencernaan makanan. Makanan berpindah dari satu organ ke organ lainnya untuk penyerapan nutrisi. 

Dikutip dari Ruang Guru, secara umum proses pencernaan manusia adalah terdiri atas dua jenis, yaitu proses pencernaan mekanis dan kimiawi.

Gerakan-gerakan seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan dalam mulut termasuk dalam proses pencernaan mekanik. Tujuannya untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil.

Ilustrasi Makanan di Drama Korea. (Unsplash)
Ilustrasi pencernaan makanan. (Unsplash)

Sementara proses pencernaan kimiawi dibutuhkan enzim untuk bisa terjadi. Pencernaan kimiawi ini bertujuan mengubah partikel makanan yang kecil-kecil jadi bentuk yang siap diserap tubuh.

 Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus. Berikut urutan sistem pencernaan tubuh beserta apa yang terjadi di dalamnya. 

1. Mulut

Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Dalam mulut terjadi dua proses pencernaan sekaligus, mekanik dam kimiawi. Itu karena pencernaan secara mekanik dilakukan oleh gigi, sementara kimiawi oleh enzim amilase.

baca juga

Gigi akan menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh. 

Setelah itu, enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah. Selain itu, di mulut ada juga lidah yang akan mengaduk makanan sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase.

2. Faring dan Esofagus

Tenggorokan atau faring merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan (esofagus). Makanan yang ditelan dari mulut masuk melalui Faring dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung.

3. Lambung

Ragam penyakit lambung yang bisa bikin muntah darah. (Shutterstock)
Ragam penyakit lambung yang bisa bikin muntah darah. (Shutterstock)

Di lambung terjadi pencernaan kimiawi, karena makanan dicerna oleh enzim dalam getah lambung yang dihasilkan sel kelenjar dinding lambung. Getah lambung itu terdiri dari pepsin, yaitu enzim yang fungsinya memecah protein menjadi pepton. Dan Asam Klorida (HCl), yaitu asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan juga mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diabaikan, 5 Kondisi Ini Pertanda Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Jangan Diabaikan, 5 Kondisi Ini Pertanda Sistem Kekebalan Tubuh Lemah

Health | Jum'at, 11 Juni 2021 | 17:47 WIB

Punya Riwayat Maag, Nikita Mirzani Suka Makan Makanan Pedas, Apa Pengaruhnya?

Punya Riwayat Maag, Nikita Mirzani Suka Makan Makanan Pedas, Apa Pengaruhnya?

Health | Sabtu, 29 Mei 2021 | 12:50 WIB

Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Pentingnya untuk Kesehatan Tubuh

Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsi Pentingnya untuk Kesehatan Tubuh

Tekno | Senin, 07 Desember 2020 | 06:40 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×