Wadah Plastik Mengandung BPA, Amankah untuk Tempat Makanan?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Selasa, 15 Juni 2021 | 07:45 WIB
Wadah Plastik Mengandung BPA, Amankah untuk Tempat Makanan?
Wadah makanan plastik. (Shutterstock)

Suara.com - Pesan antar makanan belakangan ini menggunakan wadah plastik untuk membukusnya. Wadah plastik ini juga sering kali digunkan untuk membawa bekal makanan dan lain sebagainya. Namun amankah wadah plastik makanan untuk kesehatan?

Melansir dari Eat This, wadah plastik mengandung BPA, bisphenol A (BPA), yakni bahan kimia industri yang telah digunakan untuk membuat plastik dan resin tertentu sejak 1950-an. Bahan kimia tersebut bersama dengan kelas bahan kimia yang disebut ftalat, telah terbukti mengganggu hormon. 

Penelitian menunjukkan menelan bahan kimia ini bahkan dapat dikaitkan dengan obesitas, diabetes, dan kerusakan reproduksi.

BPA ditemukan dalam plastik polikarbonat dan ini sering kali merupakan plastik yang digunakan dalam kemasan makanan dan minuman. Ini juga dapat ditemukan dalam resin epoksi yang digunakan untuk melapisi bagian dalam produk logam seperti kaleng makanan, tutup botol, dan saluran pasokan air. 

BPA dari plastik dapat meresap ke dalam makanan dan minuman dari waktu ke waktu, khususnya saat wadah terkena panas, misalnya untuk membungkus makanan dalam keadaan panas atau memasukan wadah ke microwave.

Bahan kimia tersebut dapat menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi anak-anak dan bayi yang lebih muda. Penelitian menunjukkan bahwa bahan tersebut mungkin memiliki efek negatif pada perilaku anak. 

Ilustrasi air minum dengan botol plastik sekali pakai. (Pixabay/fotoblend)
Ilustrasi air minum dengan botol plastik sekali pakai. (Pixabay/fotoblend)


Satu ulasan tahun 2016 menemukan bahwa paparan BPA di masa kanak-kanak dikaitkan dengan tingkat kecemasan, depresi, hiperaktif, dan kurangnya perhatian yang lebih tinggi. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) melarang penggunaan bahan kimia tersebutdalam kemasan susu formula bayi dan botol bayi.

Jika Anda khawatir tentang paparan BPA, pertimbangkan untuk membeli wadah yang bebas BPA. Namun, ketahuilah bahwa alternatif selain BPA mungkin masih melepaskan jenis bahan kimia lain yang dapat mengacaukan hormon Anda saat dimasukkan ke dalam microwave.

Intinya memakai wadah plastik masih aman selagi tidak digunakan untuk membungkus makanan yang terlalu panas atau memasukkannya ke dalam microwave. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Hari Kasus COVID-19 Melonjak, Titah Bupati Situbondo Gencar Razia Protokol Kesehatan

Tiga Hari Kasus COVID-19 Melonjak, Titah Bupati Situbondo Gencar Razia Protokol Kesehatan

Malang | Senin, 14 Juni 2021 | 21:55 WIB

Bukan Sekadar Buang Gas, Kentut Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Berikut

Bukan Sekadar Buang Gas, Kentut Bisa Jadi Tanda Kondisi Kesehatan Berikut

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 21:00 WIB

Zodiak Kesehatan Selasa 15 Juni 2021: Gemini, Coba Yoga Untuk Tenangkan Pikiran

Zodiak Kesehatan Selasa 15 Juni 2021: Gemini, Coba Yoga Untuk Tenangkan Pikiran

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 05:30 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×