Vaksinasi Covid Gotong Royong, KADIN: 28 Ribu Perusahaan Sudah Daftar

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 17 Juni 2021 | 18:45 WIB
Vaksinasi Covid Gotong Royong, KADIN: 28 Ribu Perusahaan Sudah Daftar
Vaksinasi gotong royong. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Vaksinasi covid-19 gotong royong telah dimulai di Indonesia beberapa waktu lalu. Vaksinasi gotong royong ini dilakukan oleh sejumlah perusahaan.

Vaksinasi gotong royong diharapkan bisa bantu percepat tercapainya herd imunity yang ditargetkan sebanyak 181,5 juta populasi.

Ketua Umum KADIN Rosan P. Roeslani mengatakan, hingga saat ini sudah lebih dari 28.400 perusahaan yang mendaftar untuk vaksin gotong royong.  Dari puluhan ribu perusahaan itu mendaftarkan hingha 11 juta peserta vaksinasi. 

"Kalau kita lihat memang ternyata tidak semua itu adalah perusahaan besar. Kurang lebih hampir 7 ribu justru dari umum di mana pegawainya hanya 3 orang, 5 orang, 10 orang mereka ikut mendaftar. jadi kita surpirse mereka ikut mendaftar," kata Rosan dalam acara vaksin Covid Gotong Royong Danone Indonesia, Kamis (17/6/2021).

Vaksinasi gotong royong. (Suara.com/Lilis Varwati)
Vaksinasi gotong royong. (Suara.com/Lilis Varwati)

Vaksin gotong royong tahap pertama baru dialokasikan 500 ribu dosis. Jumlah itu juga dibagi untuk perusahaan BUMN dan Swasta. Pihak swasta mendapatkan jatah 330 dosis sehingga baru sebagian perusahaan yang sudah mendapat jatah vaksin pada tahap pertama, salah satunya Danone Indonesia.

Rosan mengatakan dalam waktu dekat akan segera didatangkan vaksin batch kedua untuk program gotong royong.

"Kita dapat vaksin ini secara bertahap. Kita kemarin dapat Batch pertama, batch kedua ini baru masuk. Insyaallah untuk batch kedua Danone dapat lagi dari kami," ucapnya.

Sementara itu, VP General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto mengatakan, perusahaannya menargetkan 20 ribu karyawan beserta keluarganya. Akan tetapi dalam tahap pertama baru 5 ribu karyawan yang baru divaksinasi.

"Saat ini alokasi dengan KADIN dan Biofarma adalah 5000 dosis vaksin yg sudah vaksinasikan sejak mulai 8 Juni," ucap Vera.

"Di luar vaksinasi kita tahu yang utama adalah menjaga protokol kesehatan. Jadi secara internal sejak awal pandemi kami melakukan implementasi protokol kesehatan untuk setiap karyawan," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KADIN Sebut Pekerja Asing Bisa Nikmati Vaksin Gotong Royong

KADIN Sebut Pekerja Asing Bisa Nikmati Vaksin Gotong Royong

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 16:51 WIB

Minta Vaksin Nusantara dan Merah Putih Dilanjutkan Terus, DPR: Riset Tak Boleh Dilarang

Minta Vaksin Nusantara dan Merah Putih Dilanjutkan Terus, DPR: Riset Tak Boleh Dilarang

News | Kamis, 17 Juni 2021 | 16:04 WIB

Tak Cukup Cuma Vaksin, Ini Cara Agar Tetap Bisa Terhindari dari Covid-19

Tak Cukup Cuma Vaksin, Ini Cara Agar Tetap Bisa Terhindari dari Covid-19

Health | Kamis, 17 Juni 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB