Dapat Izin Uji Klinik dari BPOM, Erick Thohir Siapkan 4,5 Juta Obat Cacing Ivermectin

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 28 Juni 2021 | 18:31 WIB
Dapat Izin Uji Klinik dari BPOM, Erick Thohir Siapkan 4,5 Juta Obat Cacing Ivermectin
Ivermectin. [dokumentasi]

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pihaknya telah menyediakan 4,5 juta dosis obat cacing Ivermectin yang akan dilakukan uji klinik kepada pasien Covid-19.

Kata Erick, uji klinik tersebut telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), sesuai rekomendari WHO. 

Erick menyampaikan, jika hasil uji klinik menunjukan hasil positif, maka kemungkinan produksi obat cacing untuk pengobatan Covid-19 itu akan diperbanyak. 

"Kita sudah menyiapkan produksi sebesar 4,5 juta. Kalau memang inj baik untuk kita semua tentu produksi akan kita genjot. Dengan kondisi sekarang, apa sedang dilakukan pemerintah apalagi PPKM mikro terus ditingkatkan, kita bantu rakyat dapat terapi murah yang nanti ditetapkan setelah uji klinik," kata Erick dalam konferensi pers virtual bersama Badan POM, Senin (28/6/2021). 

Ivermectin sebetulnya bukan obat baru. Sebelum pandemi Covid-19 terjadi, obat tersebut digunakan untuk mengobati penyakit cacingan.

Namun berdasarkan hasil uji klinik yang telah lebih dulu dilakukan di beberapa negara, obat tersebut diklaim terbukti berkhasiat obati infeksi Covid-19. 

Anggota Komite Nasional Penilai Obat BPOM Prof. dr. Anwar Santoso mengatakan bahwa dalam konteks global pandemi akan banyak upaya dilakukan mencari pengobatan yang valid dalam bentuk sientifik. 

"Wajar dalam global pandemi akan dicari obat-obat lain. Apakah dia akan punya efek lain dari clinical benefit efect atau manfaat klinik, mari kita tunggu hasil uji klinik yang sahih, yang sudah dilakukan review oleh beberapa pakar berkali-kali dengan jumlah sampel cukup banyak," ucapnya.

Ia berharapkan obat itu cukup ampuh membantu tangani infeksi Covid-19.

baca juga

"Tentunya para dokter akan bersenang hati jika hasil uji klinik dengan hasil signifikan," imbuhnya.

Uji klinik Ivermectin telah mulai dilakukan di 8 rumah sakit yang tersebar di Jakarta, Medan, dan Pontianak.

Deputi Pengawasan Obat BPOM Rita Endang mengatakan, peserta uji klinik yang merupakan pasien Covid akan diberikan Ivermectin selama lima hari. 

Setelah itu pengamatan dilakukan terkait khasiat, keamanan, hingga efek samping yang ditimbulkan Ivermectin selama 28 hari. 

"Uji klinik berlangsung pertama 3 bulan, tapi pengamatan 1 bulan," katanya.

Menurutnya, sudah banyak negara yang menggunakan Ivermectin. Termasuk India yang menggunaannya saat mengalami tsunami Covid-19 beberapa bulan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac untuk Anak, Begini Kata Presiden Jokowi

BPOM Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac untuk Anak, Begini Kata Presiden Jokowi

News | Senin, 28 Juni 2021 | 18:01 WIB

Ivermectin Diklaim Sembuhkan Covid-19 Dalam 7 Hari, Direksi PT Harsen: Efektif dan Murah

Ivermectin Diklaim Sembuhkan Covid-19 Dalam 7 Hari, Direksi PT Harsen: Efektif dan Murah

Batam | Senin, 28 Juni 2021 | 17:22 WIB

Klaim Bisa Cegah dan Obati Covid-19, Hasil Penelitian Ivermectin Disambut Baik Ilmuwan

Klaim Bisa Cegah dan Obati Covid-19, Hasil Penelitian Ivermectin Disambut Baik Ilmuwan

Health | Senin, 28 Juni 2021 | 17:04 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×