Eliminasi Tuberkulosis Selama Pandemi, Ini yang Bisa dilakukan Keluarga dan Masyarakat

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 01 Juli 2021 | 12:55 WIB
Eliminasi Tuberkulosis Selama Pandemi, Ini yang Bisa dilakukan Keluarga dan Masyarakat
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

Suara.com - Masih terus meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, secara langsung dan tidak langsung berpengaruh terhadap penanganan Tuberkulosis (TBC). Pandemi Covid-19 membuat penanganan terhambat.

Pada tahun 2019, WHO menerangkan Indonesia, negara dengan peringkat kedua di dunia, menyumbang 845.000 pasien terinfeksi TBC setiap tahunnya. Kondisi ini diperkirakan memburuk akibat merosotnya angka diagnosis dan cakupan pengobatan TBC di masa pandemi.

Kabar baiknya, kader-kader kesehatan di berbagai pelosok Nusantara tetap gigih menjalankan komitmennya melawan TBC di masyarakat. Hal itu yang terus didorong Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI kala memperingati Hari TBC Sedunia (HTBS).

Pada kegiatan tersebut, Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI memberikan penghargaan kepada 10 Kader Komunitas Inspiratif terpilih yang telah mengikuti beberapa tahapan seleksi, mereka yang tetap menemukan orang dengan gejala TBC serta pendampingan pasien sampai sembuh di masa pandemi Covid-19.

Ilustrasi infeksi bakteri tuberkulosis. [Shuttertsock]
Ilustrasi infeksi bakteri tuberkulosis. [Shuttertsock]

“Luar biasa inspiratif kegigihan kader-kader ini untuk melindungi kesehatan masyarakat. Kader sebagai garda terdepan perlu mendapatkan komitmen dan dukungan kita untuk berkontribusi dalam upaya eliminasi TBC”,ujar
Heny Akhmad, Direktur Program Nasional Konsorsium.

Sementara itu, Progran Manager TB Nasional, Kementerian Kesehatan RI, dr. Imran Pambudi, menyampaikan, peran Kader sangat penting dalam investigasi kontak dan pendampingan pasien TBC sampai sembuh.

"Sebagai pejuang di masyarakat, peran komunitas ini juga sudah termasuk dalam Rancangan Peraturan Presiden tentang TBC," kata dia.

Seperti diketahui, bahwa semua masyarakat di Indonesia masih terus menghadapi krisis COVID-19. Ketika sistem kesehatan formal mengalami beban yang sangat berat akibat pandemi, Pemerintah perlu mendukung dan merawat keterlibatan kader dan komunitas.

Henry menambahkan, bahwa aktor-aktor akar rumput dapat memastikan orang-orang yang terdampak TBC tetap menerima layanan kesehatan yang berkualitas melalui perawatan berbasis masyarakat.

baca juga

"Bersama masyarakat, Pemerintah dapat lebih efektif mentransformasi upaya mengakhiri TBC dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Belum Usai, CDC dan FDA Selidiki Wabah Tuberkulosis Langka

Pandemi Covid-19 Belum Usai, CDC dan FDA Selidiki Wabah Tuberkulosis Langka

Health | Selasa, 22 Juni 2021 | 13:54 WIB

Kisah Diskriminasi Penyintas Tuberkulosis: Dipaksa Melahirkan di Ruang Isolasi

Kisah Diskriminasi Penyintas Tuberkulosis: Dipaksa Melahirkan di Ruang Isolasi

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 08:39 WIB

Stigma dan Diskriminasi Hambat Indonesia Bebas Tuberkulosis 2030

Stigma dan Diskriminasi Hambat Indonesia Bebas Tuberkulosis 2030

Health | Selasa, 15 Juni 2021 | 01:10 WIB

Terkini

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

×