Pakar: Orang yang Tak Divaksinasi Berpotensi Jadi Sumber Varian Baru Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 06 Juli 2021 | 09:00 WIB
Pakar: Orang yang Tak Divaksinasi Berpotensi Jadi Sumber Varian Baru Covid-19
Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Suara.com - Individu yang tidak divaksinasi tidak hanya mempertaruhkan kesehatan mereka. Pakar menyatakan bahwa orang-orang yang tidak divaksin bisa menjadi sumber kemunculan varian baru Covid-19.

Melansir dari Independent, Dr William Schaffner seorang profesor di divisi penyakit menular di Vanderbilt University Medical Center mengatakan kepada saluran berita Amerika bahwa orang yang tidak divaksinasi menimbulkan risiko lebih besar dalam memerangi virus corona

"Orang yang tidak divaksinasi adalah pabrik varian potensial," kata dokter Schaffner.

"Semakin banyak orang yang tidak divaksinasi, semakin banyak peluang bagi virus untuk berkembang biak," imbuhnya. 

Saat virus bermutasi, gennya mengalami perubahan yang menyebabkan variasi antigen. Karena vaksin bekerja pada sistem kekebalan yang mengidentifikasi virus melalui antigen ini, beberapa ahli di masa lalu juga telah memperingatkan tentang potensi mutasi virus yang mungkin dapat menembus perlindungan yang dibuat oleh vaksin.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Riau (Riau Online)


Dokter Schaffner mengatakan jika infeksi terus menyebar di antara yang tidak divaksinasi, maka dapat menghambat respons pandemi. 

"Ketika itu terjadi, ia bermutasi dan dapat menimbulkan mutasi varian yang bahkan lebih serius di masa depan," kata Dr Schaffner.

Kekhawatiran serupa dikemukakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bulan lalu.  "Semakin kita membiarkan virus menyebar, semakin besar peluang virus itu untuk berubah," catat WHO. 

Virus corona sendiri telah mengalami beberapa mutasi, dengan varian Alpha pertama kali diurutkan di Inggris pada Desember tahun lalu dan varian Beta muncul di Afrika Selatan pada Oktober, sedangkan varian Gamma muncul pada pertengahan November di Brasil.

Varian Delta, varian terbaru yang menjadi perhatian pertama kali terlihat di India selama gelombang kedua ganas yang membuat sektor perawatan kesehatan negara itu kolaps. Varian yang diyakini lebih menular daripada yang sebelumnya ini telah ditemukan di hampir 100 negara termasuk Indonesia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keras! Luhut Ancam 'Pemain' Obat Covid-19: Jual Mahal, Gudangnya Kami Razia

Keras! Luhut Ancam 'Pemain' Obat Covid-19: Jual Mahal, Gudangnya Kami Razia

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 07:59 WIB

Komisi I Minta Kominfo Bersinergi dengan Satgas Covid-19

Komisi I Minta Kominfo Bersinergi dengan Satgas Covid-19

DPR | Selasa, 06 Juli 2021 | 07:55 WIB

Sempat Kontak Dekat dengan Pasien Covid, Kate Middleton Kini Jalani Isoman

Sempat Kontak Dekat dengan Pasien Covid, Kate Middleton Kini Jalani Isoman

Lifestyle | Selasa, 06 Juli 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB