Bagi Orang Pradiabetes, Almond Bisa Jadi Camilan Pengontrol Glukosa

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 14 Juli 2021 | 08:00 WIB
Bagi Orang Pradiabetes, Almond Bisa Jadi Camilan Pengontrol Glukosa
Ilustrasi kacang almond. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut sebuah studi baru yang dilakukan di Mumbai, konsumsi almond secara teratur telah ditemukan untuk meningkatkan metabolisme glukosa pada orang dewasa muda dan remaja yang menderita pradiabetes. Hal ini menunjukkan perlunya menambahkan almond sebagai camilan Anda. 

Melansir dari Times of India, penelitian uji coba terkontrol yang dilakukan pada orang berusia antara 16 hingga 25 tahun mempelajari efek almond pada disfungsi metabolisme dan penanda inflamasi tertentu. Kelompok fokus diberi 56 gram (kira-kira 340 kalori) almond yang tidak dipanggang sebagai camilan setiap hari. Sebaliknya, kelompok non-fokus diberi camilan gurih biasa.

Para peserta diukur berdasarkan berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, pinggul dan kadar glukosa puasa. Pasca temuan penelitian, ditetapkan bahwa ada perbedaan yang cukup besar dalam kadar glukosa darah mereka. 

Meskipun tidak ada perbedaan yang diamati pada parameter lain, terlihat bahwa orang-orang dalam kelompok kontrol mencatat kadar glukosa yang jauh lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi almond sejak awal. Beberapa perbedaan mengenai kadar kolesterol total dan LDL juga diamati.

Dengan demikian ditetapkan bahwa konsumsi almond dikaitkan dengan kadar glukosa darah puasa yang lebih rendah dan sedikit perubahan pada penanda biokimia.

Kacang Almond (Envato)
Kacang Almond (Envato)


Menurut para ahli, almond, sebagian besar terkait dengan menurunkan kadar LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat dalam tubuh dan meningkatkan kadar kolesterol baik yang membantu mengurangi peradangan dan penyakit jantung, yang juga merupakan faktor risiko tambahan untuk pradiabetes. 

Konsentrasi magnesium yang sangat tinggi  dalam almond juga membantu mencegah dan mengelola perkembangan diabetes tipe 2 pada manusia. Untuk pradiabetes, ini dapat membantu mengatur sekresi insulin dan mengelola prognosis dengan lebih baik. 

Almond mengurangi stres oksidatif, faktor kunci yang bertanggung jawab untuk diabetes dan penyakit jantung. Satu porsi almond dapat memenuhi kebutuhan magnesium harian Anda.

Selain almond, beberapa kacang sehat lainnya untuk penderita diabetes atau pasien pradiabetes termasuk kacang tanah, pistachio, dan kenari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting! 5 Cara Mencegah Penyakit Diabetes di Usia Muda

Penting! 5 Cara Mencegah Penyakit Diabetes di Usia Muda

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 16:24 WIB

Kotoran Telinga Bisa Jadi Tanda Seorang Terkena Diabetes, Begini Cirinya

Kotoran Telinga Bisa Jadi Tanda Seorang Terkena Diabetes, Begini Cirinya

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 17:50 WIB

Manfaat Timun Suri di Masa Pandemi COVID-19

Manfaat Timun Suri di Masa Pandemi COVID-19

Jakarta | Minggu, 11 Juli 2021 | 15:30 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB