Waspada, Ini 8 Masalah Kesehatan yang Muncul Akibat Depresi

Vania Rossa

Jum'at, 16 Juli 2021 | 08:20 WIB
Waspada, Ini 8 Masalah Kesehatan yang Muncul Akibat Depresi
Ilustrasi Depresi. (freepik)

Suara.com - Depresi adalah gangguan mental yang mempengaruhi 264 juta orang di seluruh dunia. Penyakit ini tidak hanya mengubah jiwa, tetapi juga tubuh Anda, karena dapat memengaruhi kesehatan fisik dan dapat menyebabkan penyakit serius lainnya.

Dilansir dari Bright Side, ini dia 8 masalah kesehatan yang mungkin terjadi pada tubuh Anda akibat depresi.

1. Fungsi ginjal menurun
Depresi mempengaruhi orang yang memiliki penyakit ginjal kronis dan mereka yang memiliki ginjal yang sehat. Ini juga mempercepat perkembangan penyakit ginjal. Salah satu alasan yang mungkin adalah peningkatan protein inflamasi yang memicu proses autoimun.

2. Masalah saluran cerna
Otak kita berhubungan erat dengan saluran pencernaan. Saluran cerna juga sensitif terhadap emosi. Depresi dapat memengaruhi kontraksi dan gerakan di saluran cerna. Dan mereka yang sudah memiliki masalah dengan saluran cerna bisa merasakan sakit perut yang lebih parah saat depresi.

3. Diabetes
Depresi meningkatkan kadar hormon stres yang pada gilirannya dapat memengaruhi kadar gula darah dan resistensi insulin. Hubungan ini bekerja dua arah, dan penderita diabetes lebih mungkin menderita depresi.

4. Risiko serangan jantung
Orang yang menderita depresi dapat mengalami tekanan darah tinggi dan peningkatan detak jantung. Ini semua dapat menyebabkan penyakit jantung. Hormon stres juga dapat memiliki efek negatif pada jantung.

5. Masalah dengan pembuluh darah
Ini terkait erat dengan bahaya bagi jantung. Tekanan darah tinggi mengurangi aliran darah di pembuluh darah, menyebabkannya menjadi menyusut dan rapuh. Ini merusak pembuluh darah dan mereka tidak dapat membawa cukup nutrisi dan oksigen ke sel dan jaringan.

6. Sakit punggung
Tentu saja, sakit punggung tidak selalu berhubungan dengan depresi. Postur tubuh yang buruk dan otot yang lemah adalah alasan yang lebih umum untuk ini. Tetapi masalahnya adalah bahwa depresi dapat menyebabkan rasa sakit kronis. Ini mungkin terjadi karena peradangan sebagai respons tubuh terhadap depresi.

7. Masalah memori dan sakit kepala
Depresi dapat menyebabkan Anda kehilangan memori jangka pendek dan kebingungan. Kondisi ini membuat orang semakin pelupa dan menghambat kemampuannya untuk berkonsentrasi. Ini juga dapat menyebabkan sakit kepala berdenyut kronis, yang disebut "sakit kepala tegang". Muncul dalam bentuk denyutan ringan terutama di sekitar alis.

8. Radang Sendi
Depresi dapat menyebabkan radang sendi dan sebaliknya. Faktor utamanya adalah peradangan yang terjadi karena penyakit-penyakit tersebut. Depresi juga dapat mempengaruhi perjalanan penyakit dan memperburuk hasil dari arthritis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Orang Tua Sering Alami Perut Kembung? Ternyata Ini 3 Pemicunya

Kenapa Orang Tua Sering Alami Perut Kembung? Ternyata Ini 3 Pemicunya

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 11:36 WIB

Awas, Perempuan dengan Inkontinensia Urine Berisiko Alami Masalah Mental

Awas, Perempuan dengan Inkontinensia Urine Berisiko Alami Masalah Mental

Health | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:36 WIB

4 Cara Membantu Orang Terdekat yang Telah Didiagnosis Depresi

4 Cara Membantu Orang Terdekat yang Telah Didiagnosis Depresi

Health | Selasa, 13 Juli 2021 | 13:51 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB