Bantah Covid-19 Buatan, Institut Virologi Wuhan: Tak Ada yang Rancang dan Bocorkan Virus

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 22 Juli 2021 | 18:30 WIB
Bantah Covid-19 Buatan, Institut Virologi Wuhan: Tak Ada yang Rancang dan Bocorkan Virus
Institut Virologi Wuhan. (Dok: Globat Times)

Suara.com - Otoritas kesehatan China dan pejabat dari Institut Virologi Wuhan (WIV) mengecam teori "kebocoran lab" yang dilontarkan sejumlah pihak.

Mereka menekankan bahwa tidak ada staf WIV yang terinfeksi Covid-19, dan WIV tidak memiliki virus yang dapat menginfeksi manusia secara langsung.

Dilansir dari Global Times, wakil direktur Komisi Kesehatan Nasional, Zeng Yixin, mengatakan pada konferensi pers hari Kamis bahwa WIV tidak memiliki virus buatan manusia dan tidak pernah melakukan penelitian tentang fungsi.

Ada laporan bahwa tiga peneliti WIV menjadi sakit parah pada tahun 2019, tetapi tidak ada yang dapat memberikan nama pasien meskipun ada permintaan dari institut tersebut, kata Yuan Zhiming, direktur Laboratorium Keamanan Hayati Nasional China dan profesor di Institut Virologi Wuhan, di pengarahan media.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Sebelum 30 Desember 2019, WIV tidak menghubungi, melestarikan, atau mempelajari virus corona baru, dan tidak pernah merancang, membuat, atau membocorkan virus tersebut, kata Yuan.

Tidak ada karyawan atau mahasiswa di Institut Virologi Wuhan yang terinfeksi virus corona, tambah Yuan.

Tidak ada kebocoran patogen atau infeksi manusia yang terjadi di lab P4 Wuhan sejak dioperasikan pada 2018, katanya.

Liang Wannian, pemimpin tim tim ahli gabungan WHO-China tentang asal-usul COVID-19, mengatakan pada briefing bahwa mereka percaya bahwa teori kebocoran laboratorium sangat tidak mungkin, dan tidak perlu menginvestasikan lebih banyak data. dan sumber daya di daerah itu.

"Jika beberapa negara percaya bahwa penyelidikan lebih lanjut di bidang ini harus dilakukan, maka penyelidikan harus dilakukan di laboratorium yang belum diperiksa," kata Liang.

Baca Juga: Wagub DKI ke Penyintas COVID-19: Jaga Prokes, Potensi Terinfeksi Lagi Tetap Ada

China telah mengajukan rekomendasi penelusuran asal-usul COVID-19 fase-2 kepada WHO dengan keyakinan bahwa studi tersebut harus didasarkan pada studi bersama WHO-China. Mereka mengatakan bahwa itu harus dilakukan di lebih banyak tempat di seluruh dunia setelah konsultasi penuh dengan negara-negara anggota, kata Zeng.

WHO pada hari Jumat mengusulkan studi fase kedua tentang asal-usul virus corona di China, termasuk semua laboratorium dan pasar di Wuhan.

Zeng mengatakan bahwa dia terkejut membaca proposal itu dan dia bisa merasakan "kurangnya rasa hormat terhadap akal sehat dan kesombongan dalam proposal ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI