IDAI Sebut Bayi Juga Bisa Kena Long Covid, Begini Gejalanya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:30 WIB
IDAI Sebut Bayi Juga Bisa Kena Long Covid, Begini Gejalanya
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) prof. dr. Aman Pulungan, Sp.A., mengatakan bahwa bayi juga bisa alami long Covid pasca sembuh dari infeksi Covid-19

Sayangnya, saat ini, masih banyak orangtua yang takut untuk memeriksa apakah anaknya positif Covid-19 atau tidak. Risikonya, kata dokter Aman, akan terlihat pada gangguan tumbuh kembang anak dalam beberapa bulan setelahnya. 

"Bayi bisa long Covid. Datanya dari India pada bayi terjadi di MISN (multysistem inflamatory syndrome). Jadi kalau kita tidak pernah memeriksakan bayi, tahu-tahu anak 6 sampai 7 bulan lagi tidak bisa konsentrasi, rambutnya rontok, badannya sakit, dia sesak kemudian sering keringat dingin, ternyata itu long covid. Ternyata kita tidak pernah memeriksakan dia dari dulu," papar dokter Aman dalam siaran langsung Instagram bersama RSCM Kencana, Jumat (23/7/2021).

Dokter Aman menegaskan bahwa bayi dan balita juga perlu dilakukan swab tes PCR jika terjadi kluster keluarga Covid-19 untuk memastikan status infeksi. Jika tidak bergejala atau banya gejala ringan, memang disarankan cukup isolasi mandiri di rumah. 

Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/Isaac Quesada)

Tetapi meski masa isolasi mandiri telah selesai, ia menyarankan agar tetap lakukan tes PCR.

"Banyak yang tanya, setelah 2 sampai 3 minggu apakah bayi kembali harus di-swab? Tetap harus, tidak ada tawar-menawar," ucapnya.

Terlepas dari itu, hal utama yang harus dilakukan orangtua sebenarnya menjaga anak tidak sampai terpapar dan terinfeksi Covid-19, imbuh dokter Aman. Oleh sebab itu, orang dewasa yang tinggal serumah dengan anak ditekankan untuk selalu disiplin protokol kesehatan di mana pun berada. 

"Kalau ada kluster keluarga, saya bilang, ini kiamat kecil. Gimana supaya gak jadi kiamat kecil, jangan sampai kita menularkan ke balita," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saturasi Oksigen Ibunda Irwansyah di Angka 46, Zaskia Sungkar: Semoga Ada Keajaiban

Saturasi Oksigen Ibunda Irwansyah di Angka 46, Zaskia Sungkar: Semoga Ada Keajaiban

Jakarta | Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:05 WIB

Kebutuhan Plasma Konvalesen di Jakarta Melonjak Hingga 200%

Kebutuhan Plasma Konvalesen di Jakarta Melonjak Hingga 200%

Foto | Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:02 WIB

Daftar Penerima Vaksin Pfizer untuk Vaksinasi COVID-19, Apakah Termasuk Anda? Cek di Sini

Daftar Penerima Vaksin Pfizer untuk Vaksinasi COVID-19, Apakah Termasuk Anda? Cek di Sini

Bekaci | Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:05 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×