Jaringan Indonesia Positif: 86,5 Persen ODHA Mau Divaksinasi Covid-19

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:39 WIB
Jaringan Indonesia Positif: 86,5 Persen ODHA Mau Divaksinasi Covid-19
ilustrasi orang dengan hiv-aids (ODHA), (Dok. Shutterstock)

Suara.com - Menurunkan risiko infeksi, keparahan, hingga kematian karena Covid-19 penting dilakukan lewat vaksinasi, terutama pada kelompok risiko tinggi seperti Orang dengah HIV-AIDS (ODHA).

Survei dari Jaringan Indonesia Positif menyebut upaya vaksinasi dari pemerintah mendapat dukungan dari sebagian besar kelompok ODHA.

Dilansir ANTARA, sebanyak 86,5 persen dari total 1.137 responden dari kalangan orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bersedia menerima vaksin COVID-19.

"Sebanyak 86,5 persen orang dengan HIV bersedia menerima vaksin, meskipun ada 13,5 persen tidak bersedia," ujar Anggota Dewan Nasional Ikatan Perempuan Positif Indonesia Ayu Oktariani saat menjadi pembicara dalam acara Kompas Talk "Strategi Daerah Hadapi AIDS Selama Pandemi".

Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Ayu mengatakan survei tersebut dilakukan oleh Jaringan Indonesia Positif berkolaborasi dengan responden dari komunitas HIV serta Jaringan Nasional HIV untuk mengukur akses vaksin bagi orang dengan HIV/AIDS.

"Sebanyak 41,3 persen responden berusia produktif dan 98,5 persen orang hidup dengan HIV/AIDS. Dominasi responden adalah laki-laki termasuk populasi gay serta populasi umum," katanya.

Menurut Ayu sebagian besar responden sudah menerima vaksin COVID-19, sisanya belum menerima jadwal penyuntikan dosis kedua.

"Sudah ada yang sudah dosis lengkap dan 50 persen belum menerima jadwal (dosis kedua)," katanya.

Hasil survei juga melaporkan sebanyak 47 persen orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tidak memiliki gejala berat.

baca juga

"Saya sudah menerima vaksin dan tidak bergejala meskipun antreannya cukup lama," katanya.

Ayu mengatakan saat ini masih ada 164 atau 14,4 persen responden yang khawatir menerima vaksin karena ada faktor komorbid.

"Ada kekhawatiran, orang dengan HIV ini sebetulnya bukan penyakit penyerta," katanya.

Hasil survei juga menginformasikan ada 110 atau 9,7 persen responden tidak menerima informasi yang jelas seputar vaksinasi COVID-19 bagi kalangan ODHA. Mereka masih mempertanyakan efek samping vaksin hingga status ADHA pada seseorang yang tidak boleh menerima vaksin COVID.

"Sebanyak 55 orang tidak yakin efektivitas vaksin dan 42 orang tidak tidak lolos skrining kesehatan. Tapi kita belum mendalami apakah karena dia membuka status HIV-nya atau ada hal lain saat skrining," katanya.

Ayu menambahkan hanya 10 orang responden yang merasa tidak perlu vaksin, meskipun alasan terkait itu masih ditelusuri.

"Ada 354 responden punya kesadaran diri sendiri menerima vaksin karena mereka punya kesadaran ekstra setelah kena HIV perlu juga mendapatkan vaksin COVID-19," ujarnya.

Terdapat 94 orang responden yang mengikuti program pemerintah dan ada yang ikut kebijakan di tempat kerja sehingga secara otomatis mendapatkan vaksin.

"24 dan 13 persen mendapat vaksin di rumah sakit dan Puskesmas karena jaraknya dekat," katanya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026

Polisi Ungkap Tersangka Mutilasi Depok Positif HIV Sejak Februari 2026

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma

522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:03 WIB

Bukan Penularan Naik? Benarkah Lonjakan HIV Sidoarjo Justru Bukti Sukses Deteksi Dini

Bukan Penularan Naik? Benarkah Lonjakan HIV Sidoarjo Justru Bukti Sukses Deteksi Dini

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:31 WIB

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:41 WIB

Jangan Jauhi Anak dengan HIV, Hak Mereka Tak Boleh Hilang karena Stigma

Jangan Jauhi Anak dengan HIV, Hak Mereka Tak Boleh Hilang karena Stigma

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:24 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Terkini

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM

Kalbar | Minggu, 13 September 2026 | 11:13 WIB

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Kembalinya Heiji Hattori dan Kasus Uang Palsu Warnai Spesial 30 Tahun Detective Conan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:10 WIB

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia

Batam | Minggu, 13 September 2026 | 11:08 WIB

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Donald Trump Tuduh Iran Otaki Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Komodifikasi Paras di Kampus: Ketika Estetika Menggerus Marwah Mahasiswa

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 11:05 WIB

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Lima Tahun Holding UMi, BRI, Pegadaian, dan PNM Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Siapa Nama Asli Betrand Peto? Ini Profil Putra Ruben Onsu yang Sedang Disorot

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 11:04 WIB

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bukan Orang Lokal, Warga Negara Ini Paling Sering Naik Kereta Cepat Whoosh!

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 11:01 WIB

×