Update Covid-19 Global: Kasus Aktif di Asean Capai 1 Juta, Terbanyak Ada di Indonesia

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 26 Juli 2021 | 08:50 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Aktif di Asean Capai 1 Juta, Terbanyak Ada di Indonesia
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Kasus positif Covid-19 bertambah 422.328 dalam 24 jam terakhir. Sementara angka kematian bertambah 6.636 jiwa. Dalam waktu yang sama, angka kesembuhan juga bertambah  295.546 orang.

Dari berbagai tambahan angka tersebut, akumulasi seluruhnya menjadi, total kasus Covid-19 sebanyak 194,79 juta dengan angka kematian 4,17 juta jiwa dan kesembuhan 176,74 juta kasus.

Sehingga, per Senin (26/7) pukul 07.45 WIB, masih ada 13,87 juta kasus aktif atau orang yang positif Covid-19 di seluruh dunia, data dikutip dari situs worldometers.

Dilihat lebih detail berdasarkan letak wilayah, Asia jadi benua yang paling banyak melaporkan kasus positif baru. Jumlahnya mencapai 222.143 kasus, setengah dari total tersebut hanya tersebar di tiga negara, yakni Indonesia (38.679 kasus), India (38.153 kasus), dan Iran (27.146 kasus).

Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

Angka kematian juga paling banyak dilaporkan di Asia, 3.332 jiwa. Indonesia masih menjadi negara yang melaporkan lematian baru akibat Covid-19 terbanyak di dunia, mencapai 1.266 jiwa dalam satu hari.

Perkembangan di wilayah ASEAN

Sejak awal pandemi terjadi, jumlah kasus di negara-negara ASEAN mencapai 6,5 juta dengan lebih dari 124 ribu kematian serta 5,2 juta orang sembuh.

Sehingga kasus aktif Covid-19 di wilayah tersebut telah melampaui 1 juta kasus. Dikutip dari situs Anadolu Agency, per Kamis (22/7), akumulasi kasus aktif Covid-19 di keseluruhan negara Asia Tenggara tercatat mencapai 1,02 juta.

Per Senin (26/7), Indonesia masih berada di posisi pertama dengan total 573 ribu kasus aktif. Disusul Malaysia di urutan kedua dengan 160 ribu kasus. Thailand berada di tempat ketiga dengan 158 ribu kasus dan Myanmar ada di bawahnya dengan 77 ribu kasus.

Sementara paling sedikit kasus aktif ada di Brunei Darussalam dengan 41 kasus.

Lebih dari 132 juta dosis vaksin telah disuntikkan negara-negara Asia Tenggara kepada warganya. Indonesia berada di posisi pertama dengan 60 juta dosis vaksin, lebih dari 6 persen populasinya telah mendapatkan dosis kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria Positif Covid-19 Peluk dan Ludahi Orang, Warga Geram Hingga Diikat dan Dipukuli

Viral Pria Positif Covid-19 Peluk dan Ludahi Orang, Warga Geram Hingga Diikat dan Dipukuli

Batam | Senin, 26 Juli 2021 | 08:38 WIB

Warga Isoman Tak Perlu Memasak, Ada Program Nasi Bungkus dari PMI Karanganyar, Ini Caranya

Warga Isoman Tak Perlu Memasak, Ada Program Nasi Bungkus dari PMI Karanganyar, Ini Caranya

Surakarta | Senin, 26 Juli 2021 | 08:34 WIB

Kenali Sembilan Ciri-ciri Gejala Covid-19, Mulai Kehilangan Indera Penciuman Hingga Diare

Kenali Sembilan Ciri-ciri Gejala Covid-19, Mulai Kehilangan Indera Penciuman Hingga Diare

Kaltim | Senin, 26 Juli 2021 | 08:32 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB