WFH Bisa Sebabkan Burnout, Ini 5 Tips Mengatasinya

Vania Rossa Suara.Com
Selasa, 27 Juli 2021 | 12:19 WIB
WFH Bisa Sebabkan Burnout, Ini 5 Tips Mengatasinya
Ilustrasi burnout. (Shutterstock)

Suara.com - Bekerja dari rumah atau WFH, bagi sebagian pekerja, memberi beban yang lebih berat dibandingkan bekerja di kantor. Terutama bagi para ibu bekerja, di mana pikiran mereka harus terbagi antara pekerjaan, tugas rumah tangga, dan menemani anak belajar di rumah. Dan mereka ini rentan mengalami burnout.

Burnout membuat seseorang seolah kehabisan energi. Dan ketika mereka ingin melakukan kegiatan lain, hal itu terasa lebih berat untuk dilakukan. Tentu saja kondisi seperti ini dapat menyebabkan seseorang menjadi frustasi, terutama dalam menyelesaikan pekerjaannya. Jika hal ini terus berlanjut dan diketahui oleh atasan, bisa saja karyawan tersebut dianggap memiliki kinerja buruk, yang dapat berujung pada pemotongan gaji, pemecatan, dan tertinggal oleh rekan kerja.

“Burnout seringkali menjadi masalah bagi karyawan saat sedang melakukan rutinitas pekerjaan. Apalagi di tengah situasi pandemi seperti sekarang yang mengharuskan karyawan untuk bekerja di rumah,” ujar Prita Yulia Maharani, M.Psi., Psikolog, salah satu tim psikolog dari aplikasi konseling online Riliv, aplikasi konseling online di Indonesia, mengutip siaran pers yang diterima Suara.com.

Prita juga menyebut bahwa kondisi burnout ditandai dengan stres berat, frustasi, kurang motivasi, dan mudah merasa lelah. Dan karena dapat mengganggu ketenangan emosional, karyawan perlu mengubah cara kerja menjadi efektif. Dengan begitu, seberat apapun tingkat pekerjaan yang diberikan, akan dapat diselesaikan dengan baik.

Lantas, bagaimana mengatasi burnout yang kerap menjadi ‘penyakit’ pikiran di kalangan karyawan? Berikut ini 5 cara yang dapat diterapkan untuk mencegah burnout.

1. Manajemen stres
Penting bagi Anda untuk memiliki keterampilan mengatur stres dan perasaan letih saat bekerja. Bekerja di rumah, bukan berarti Anda menjadi lebih santai. Tapi, cobalah mengatur waktu agar Anda bisa mendapat sedikit waktu untuk beristirahat. Manfaatkan untuk bersantai, makan, atau bahkan tidur siang.

2. Mengatur jam kerja
Bekerja di rumah membuat Anda seolah tak memiliki jam kerja. Padahal, jam kerja yang panjang dan tidak menentu justru dapat mengganggu kinerja dan produktivitas. Jadi, cobalah untuk menetapkan secara disiplin mengenai jam kerja yang akan Anda terapkan.

3. Laporkan hasil pekerjaan 
Budaya kerja perusahaan yang transparan, di mana atasan selalu mengapresiasi usaha karyawan, dan memperhatikan work life balance, akan lebih meningkatkan kesejahteraan karyawan. Meski WFH, pastikan atasan tahu hasil pekerjaan Anda selalu maksimal.

4. Diskusi pekerjaan dengan rekan kerja
WFH membuat Anda tak bebas berdiskusi dengan rekan kerja mengenai masalah pekerjaan. Tapi, itu semua bisa disiasti dengan teknologi, seperti panggilan video, meeting online, dsb. Diskusi bersama atasan dan rekan kerja dapat menjadi ajang untuk berbagi kritik dan saran terhadap beban kerja.

Baca Juga: 3 Cara Mencegah Sakit Pinggang dan Punggung Selama Work From Home

5. Evaluasi hasil pekerjaan
Selalu evaluasi hasil pekerjaan agar tak terjadi masalah di kemudian hari. Anda mungkin bisa meminta pertemuan dengan atasan atau rekan kerja untuk membenahi masalah pekerjaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI