alexametrics

Cegah Penularan Varian Delta, FDA Sarankan Pakai Masker Jenis Ini!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni
Cegah Penularan Varian Delta, FDA Sarankan Pakai Masker Jenis Ini!
ilustrasi masker. (Dok. Envato)

FDA sarankan dua jenis masker yang bisa digunakan untuk melindungi diri dari varian Delta.

Suara.com - Ada berbagai macam varian virus corona Covid-19, salah satunya varian Delta yang menjadi perhatian dan menimbulkan kekhawatiran karena dinilai lebih menular dibandingkan varian aslinya.

Karena itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 penuh tetap memakai masker guna melindungi diri dari varian Delta.

Baru-baru ini, Direktur CDC, Dr. Rochelle Walensky memperhatikan lonjakan kasus virus corona Covid-19 di antara orang yang sudah vaksinasi. Artinya, vaksin Covid-19 memang tidak sepenuhnya mampu melindungi atau membuat seseorang kebal terhadap virus corona Covid-19, terutama varian Delta.

Orang yang sudah vaksin Covid-19 masih perlu melakukan protokol kesehatan, termasuk memakai masker. Tapi, mantan pejabat FDA mengatakan jenis masker tertentu mungkin memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap risiko infeksi varian Delta.

Baca Juga: Orang yang Mengasingkan Diri 8 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19

"Orang-orang ini bisa menggunakan masker KN95 atau N95 yang memberikan perlindungan paling baik, karena virus tidak mudah tembus dari masker," kata Dr Scott Gottlieb, mantan komisaris FDA dikutip dari Fox News.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian delta (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian delta (Shutterstock)

Karena, kedua jenis masker medis itu dirancang untuk menyaring 95 persen partikel virus corona Covid-19 yang masuk ke dalam masker. Masker medis KN95 sendiri diproduksi di China.

Saat ini, CDC merekomendasikan masker N95 diprioritaskan untuk perlindungan terhadap virus corona Covid-19 dalam pengaturan perawatan kesehatan. Badan tersebut merekomendasikan para pekerja yang berisiko tinggi tertular virus corona memakai masker N95.

Badan tersebut juga memperingatkan bahwa sekitar 60 persen masker KN95 di AS palsu dan tidak memenuhi standar National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).

Gottlieb juga mengatakan awalnya ketersediaan masker ini tidak banyak. Tapi, sekarang masker medis ini lebih banyak tersedia sehingga bisa melindungi banyak orang dari varian virus corona.

Baca Juga: Peneliti Ungkap Bagaimana Virus Corona Covid-19 Masuk dan Merusak Paru-paru

Namun, FDA memperingatkan bahwa cara optimal untuk mencegah penularan virus corona Covid-19 melalui udara dengan menggunakan kombinasi intervensi dari seluruh hierarki kontrol, bukan hanya APD saja.

Komentar