Blak-blakan, Dokter Tompi Bilang Media Musuh Terbesar Selama Pandemi Covid-19

Rabu, 28 Juli 2021 | 13:44 WIB
Blak-blakan, Dokter Tompi Bilang Media Musuh Terbesar Selama Pandemi Covid-19
Penyanyi Tompi ketika ditemui saat acara perilisan single dan film pendek terbaru Andien Aisyah 'Selamat Jalan Kekasihku' di Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (28/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Berita hoaks terkait virus corona jadi tantangan tersendiri dalam upaya mengendalikan pandemi Covid-19. Informasi tidak benar atau berita hoaks ini juga dikenal dengan istilan infodemi.

Selain virus corona itu sendiri, menurut Teuku Adifitrian alias dokter Tompi musuh terbesar yang mesti dihadapi selama pandemi ialah media dan berita palsu.

“Terus terang musuh kita adalah media, karena itu Pemerintah turut hadir. Media selalu berlindung dibalik kebebasan pers, bebas boleh bodoh jangan,” ungkapnya pada acara Sosialisasi Budaya Sensor Mandiri, Rabu (28/7/2021).

Menurutnya, media tidak boleh membodohi masyarakat dengan judul yang clikbait. Hal ini, menurut dokter TOmpi membaut masyarakat jadi terpancing dan menyebarluaskannya.

Penyanyi Tompi ketika ditemui saat acara perilisan single dan film pendek terbaru Andien Aisyah 'Selamat Jalan Kekasihku' di Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (28/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penyanyi Tompi ketika ditemui saat acara perilisan single dan film pendek terbaru Andien Aisyah 'Selamat Jalan Kekasihku' di Senopati, Jakarta Selatan, Jumat (28/5/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Pers itu harus menyampaikan apa adanya, tapi dengan cara yang baik dan bahasa yang baik. Saya pernah sekali waktu studi banding ke Taiwan, di situ mereka punya saluran TV dan saluran mereka regulasinya bagus. Dan tidak boleh ada konten negatif. Boleh berita negatif, tapi dengan penyampaian yang berbeda,” ungkapnya lebih lanjut.

Tompi megatakan bahwa pemerintah perlu mengatur dengan lebih detail regulasi konten selama pandemi. Menurut Tompi, hal ini agar masyarakat tidak semakin bingung dengan informasi yang ada.

“PPKM aja masyarakat melihat jadinya kayak pembatasan dan tidak bisa kerja, satu sisi Pemerintah mau melindungi biar kematian tidak tinggi. Kalau kematian tinggi, pemerintah yang disalahin. Jadi ya muter-muter aja, saya bukan membela pemerintah ya. Tapi kasihan sama nakes yang di depan,” lanjutnya.

Tompi berharap media bisa mendukung dengan menyajikan pemberitaan yang baik di masa pandemi.

“Saat ini mudah banget media online mengutip sesuatu, misalkan saya posting sesuatu dan dia kutip, dan dia tidak tahu subtansinya, lalu diuubah dikit dan itu bisa bikin masyarakat emosi gara-gara berita ngaco itu. Kalau kita konfirmasi, terus mereka cuma bilang minta maaf dong, beritanya nggak ditarik juga. Jadi ya problem nya itu bangsa kita sendiri,” pungkasnya.

Baca Juga: Viral Video Pengantin Pria Kerja Saat Menikah, Masih Sempat Pangku Laptop

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI