alexametrics

Soal Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Varian Delta, Ini Jawaban WHO

Yasinta Rahmawati
Soal Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Varian Delta, Ini Jawaban WHO
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

WHO menegaskan vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini masih efektif melindungi dari varian Delta.

Suara.com - Varian Delta menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia dan memyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan. Hal ini karena sifat varian Delta yang lebih menular.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah mengklasifikasikan varian Delta sebagai Variant of Concern (VoC) sejak Mei lalu.

Soumya Swaminathan, Kepala Ilmuwan WHO menjelaskan varian ini lebih menular daripada varian sebelumnya dan mampu melawan antibodi yang kita miliki dalam darah kita.

"Jadi artinya Anda memerlukan tingkat antibodi yang lebih tinggi untuk mengatasi varian ini dibandingkan dengan, katakanlah, varian Alpha," ungkapnya seperti dikutip dari situs resmi WHO.

Baca Juga: Viral Warga Diusir Dari Kampung Karena Tak Mau Vaksin, Singgung Pelanggaran HAM

Meski ada kekhawatiran mengenai kurangnya efektivitas vaksin melawan varian Delta, WHO menegaskan vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini masih efektif melindungi dari varian Delta.

Ilustrasi Vaksin Covid
Ilustrasi Vaksin Covid

"Semua vaksin yang terdaftar dalam penggunaan darurat WHO melindungi dari pengembangan penyakit parah, rawat inap, dan kematian karena varian Delta," tegas Soumya Swaminathan.

Hal itu berdasarkan penelitian dari negara-negara yang saat ini didominasi varian Delta, menunjukkan bahwa orang yang telah divaksinasi jauh lebih kecil kemungkinannya untuk berakhir di rumah sakit.

Sehingga mengambil vaksinasi lengkap, apapun yang saat ini tersedia, sangat dianjurkan untuk memberi tubuh kekebalan penuh agar terlindungi dari varian Delta.

"Tentu saja, ada tingkat yang berbeda. Anda membaca tentang uji coba kemanjuran. Mereka dapat berkisar dari 70 hingga 90%. Tetapi dalam hal hanya melihat pencegahan penyakit parah dan rawat inap, semuanya sangat baik, lebih dari 90% efektif," jelasnya.

Baca Juga: GAWAT! Sudah Ada 17 Kasus Covid-19 Varian Delta di Banten Hingga Jadi Sorotan WHO

Perlu diketahui, saat ini belum tersedia vaksin Covid-19 yang 100% protektif. Sehingga Anda sangat mungkin masih terkena Covid-19 meski sudah vaksinasi lengkap. Tetapi kemungkinan Anda akan mendapatkan gejala yang sangat ringan atau tidak ada gejala sama sekali. Selain itu kemungkinan kondisi semakin parah sangat rendah.

Komentar