Soal Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Varian Delta, Ini Jawaban WHO

Yasinta Rahmawati

Kamis, 29 Juli 2021 | 15:30 WIB
Soal Efektivitas Vaksin Covid-19 Melawan Varian Delta, Ini Jawaban WHO
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Varian Delta menyebar ke banyak negara termasuk Indonesia dan memyebabkan lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan. Hal ini karena sifat varian Delta yang lebih menular.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah mengklasifikasikan varian Delta sebagai Variant of Concern (VoC) sejak Mei lalu.

Soumya Swaminathan, Kepala Ilmuwan WHO menjelaskan varian ini lebih menular daripada varian sebelumnya dan mampu melawan antibodi yang kita miliki dalam darah kita.

"Jadi artinya Anda memerlukan tingkat antibodi yang lebih tinggi untuk mengatasi varian ini dibandingkan dengan, katakanlah, varian Alpha," ungkapnya seperti dikutip dari situs resmi WHO.

Meski ada kekhawatiran mengenai kurangnya efektivitas vaksin melawan varian Delta, WHO menegaskan vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini masih efektif melindungi dari varian Delta.

Ilustrasi Vaksin Covid
Ilustrasi Vaksin Covid

"Semua vaksin yang terdaftar dalam penggunaan darurat WHO melindungi dari pengembangan penyakit parah, rawat inap, dan kematian karena varian Delta," tegas Soumya Swaminathan.

Hal itu berdasarkan penelitian dari negara-negara yang saat ini didominasi varian Delta, menunjukkan bahwa orang yang telah divaksinasi jauh lebih kecil kemungkinannya untuk berakhir di rumah sakit.

Sehingga mengambil vaksinasi lengkap, apapun yang saat ini tersedia, sangat dianjurkan untuk memberi tubuh kekebalan penuh agar terlindungi dari varian Delta.

"Tentu saja, ada tingkat yang berbeda. Anda membaca tentang uji coba kemanjuran. Mereka dapat berkisar dari 70 hingga 90%. Tetapi dalam hal hanya melihat pencegahan penyakit parah dan rawat inap, semuanya sangat baik, lebih dari 90% efektif," jelasnya.

baca juga

Perlu diketahui, saat ini belum tersedia vaksin Covid-19 yang 100% protektif. Sehingga Anda sangat mungkin masih terkena Covid-19 meski sudah vaksinasi lengkap. Tetapi kemungkinan Anda akan mendapatkan gejala yang sangat ringan atau tidak ada gejala sama sekali. Selain itu kemungkinan kondisi semakin parah sangat rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dugaan Human Eror, Warga Batam Meninggal Dunia Usai Dua Kali Divaksin Dalam Sehari

Dugaan Human Eror, Warga Batam Meninggal Dunia Usai Dua Kali Divaksin Dalam Sehari

Batam | Kamis, 29 Juli 2021 | 14:23 WIB

Indonesia Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri Tahun 2022

Indonesia Mulai Kembangkan Vaksin Covid-19 Buatan Sendiri Tahun 2022

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 14:11 WIB

Ulasan Lengkap Selebgram Dapat Vaksinasi COVID Ketiga yang Dibongkar Pianis Johan Djayanto

Ulasan Lengkap Selebgram Dapat Vaksinasi COVID Ketiga yang Dibongkar Pianis Johan Djayanto

Bekaci | Kamis, 29 Juli 2021 | 13:44 WIB

Terkini

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

Rekening Gratis untuk 200 Juta Warga Disorot, Saldo Rp 50 Ribu Bisa Habis Tergerus Biaya Bank

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:11 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

×