PPNI Sebut Perawat Kelelahan, Jumlahnya Makin Berkurang Karena Sakit atau Wafat

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 04 Agustus 2021 | 13:20 WIB
PPNI Sebut Perawat Kelelahan, Jumlahnya Makin Berkurang Karena Sakit atau Wafat
Ilustrasi Covid-19 di Brazil. (Shutterstock)

Suara.com - Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia PPNI Dr. Harif Fadhillah, menyampaikan bahwa para perawat di rumah sakit telah kewalahan menangani pasien Covid-19 yang masih terus bertambah.

Lonjakan kasus positif Covid-19 yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir, berdampak pula pada tingkat hunian pasien di rumah sakit.

Di sisi lain, banyak perawat yang juga terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga jumlah perawat yang aktif melayani pasien terus berkurang.

"Rumah sakit harus menambah ruang perawatan, UGD, ruang observasi yang biasanya dibawah 10 jadi di atas 30 (padahal) tenaga perawat tidak serta merta ditambah," kata Harif melalui keterangan tertulisnya, Rabu (4/8/2021).

Ia menambahlan, kehadiran virus corona varian Delta dan meningkatnya jumlah kematian tenaga kesehatan, sedikit banyak menambah kekhawatiran.

Tidak sedikit juga sesama perawat bahkan menangani rekan sendiri yang terpapar Covid-19, namun akhirnya wafat. 

"Ini tantangan tersendiri," ucapnya.

Harif meminta bantuan dari masyarakat agar meningkatkan ketaatan menjalankan protokol kesehatan agar jumlah kasus baru bisa dikendalikan.

Dia yakin, saat ini semua lapisan masyarakat sebenarnya sudah tahu hal tersebut. Hanya saja, bagaimana perlu kesadaran individu dalam melaksanakan protokol kesehatan.

baca juga

"Kembali ke diri sendiri, saya yakin setiap orang ingin sehat," ucap Harif.

Pada tahun kedua pandemi saat ini, dipastikan Harif bahwa tenaga kesehatan lebih siap dalam menghadapi wabah virus corona.

Terlebih semakin banyaknya informasi mengenai karakteristik Covid-19, cara pencegahan, dan peralatan seperti Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai.

"Kalau saya melihat dan berbicara dengan teman-teman perawat di lapangan, tidak seperti di awal pandemi yang APD saja masih amat terbatas. Saat ini sudah terorientasi dalam kondisi pandemi, baik diri sendiri maupun keluarga," katanya.

Terkait cakupan vaksinasi tenaga kesehatan untuk dosis pertama dan kedua yang telah mencapai target, menurut Harif, hal itu menunjukkan bahwa kesadaran untuk melindungi diri di antara para nakes sangat tinggi. Dan vaksin dosis ketiga, dia menilai, secara umum dibutuhkan sebagai tambahan penguat diri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alat Terapi Oksigen Aliran Tinggi, Nyaman dan Mudah Digunakan Pasien Covid-19

Alat Terapi Oksigen Aliran Tinggi, Nyaman dan Mudah Digunakan Pasien Covid-19

Sulsel | Rabu, 04 Agustus 2021 | 12:10 WIB

Mempelai Lelaki Positif Covid-19, Pernikahan Ini Terpaksa Diubah Jadi Online

Mempelai Lelaki Positif Covid-19, Pernikahan Ini Terpaksa Diubah Jadi Online

Lifestyle | Rabu, 04 Agustus 2021 | 11:45 WIB

Akui Angka Kematian Harian Covid-19 Masih Tinggi, Wagub DKI: Kebanyakan Terjadi di RS

Akui Angka Kematian Harian Covid-19 Masih Tinggi, Wagub DKI: Kebanyakan Terjadi di RS

Jakarta | Rabu, 04 Agustus 2021 | 10:51 WIB

Terkini

Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam

Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam

Kaltim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:55 WIB

Netflix Umumkan Anime Baru hingga Tanggal Tayang Cyberpunk: Edgerunners 2

Netflix Umumkan Anime Baru hingga Tanggal Tayang Cyberpunk: Edgerunners 2

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Review Reacher Season 3: Kembalinya Sang Serigala Penyendiri yang Tangguh!

Review Reacher Season 3: Kembalinya Sang Serigala Penyendiri yang Tangguh!

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Amri/Nita Tumbang, Kapan Indonesia Akhiri Puasa Medali Emas Kejuaraan Dunia BWF?

Amri/Nita Tumbang, Kapan Indonesia Akhiri Puasa Medali Emas Kejuaraan Dunia BWF?

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Jadi Andalan Warga

Telkomsel Jaga Konektivitas Flores Usai Gempa, Paket Darurat Rp1 Jadi Andalan Warga

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan

Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan

Kaltim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pramono Anung Sebut Sekolah di Luar Negeri Bisa Ubah Nasib Keluarga Kurang Beruntung

Pramono Anung Sebut Sekolah di Luar Negeri Bisa Ubah Nasib Keluarga Kurang Beruntung

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:41 WIB

5 HP OPPO RAM 8 GB dan Memori 256 GB Termurah Mulai Rp2 Jutaan

5 HP OPPO RAM 8 GB dan Memori 256 GB Termurah Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Kalimantan Terbakar, Artis Bersuara: Fanny Soegi Sentil Si Paling Rakus, Siskaeee Juga Ikutan

Kalimantan Terbakar, Artis Bersuara: Fanny Soegi Sentil Si Paling Rakus, Siskaeee Juga Ikutan

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Cara Mudah Mencari Tinggi Segitiga jika Luas dan Alas Sudah Diketahui

Cara Mudah Mencari Tinggi Segitiga jika Luas dan Alas Sudah Diketahui

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:29 WIB

×