alexametrics

Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Menko PMK Minta Puskesmas Sedia Oksigen dan Obat Antivirus

M. Reza Sulaiman
Kematian Covid-19 Masih Tinggi, Menko PMK Minta Puskesmas Sedia Oksigen dan Obat Antivirus
Ilustrasi tabung oksigen (Unsplash)

Tingginya kematian akibat Covid-19, termasuk mereka yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumah, menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Suara.com - Tingginya kematian akibat Covid-19, termasuk mereka yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri di rumah, menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Untuk mencegah kematian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan perlunya Puskesmas menyediakan obat antivirus dan oksigen sebagai pertolongan, sebelum dirujuk ke rumah sakit.

"Ini saya sangat dukung, supaya obat-obatan antivirus bisa disediakan di level paling bawah, yaitu di puskesmas atau tempat isolasi mandiri," kata Muhadjir saat mengunjungi perusahaan gas PT Samator Gas Industri di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dilansir ANTARA.

Dia mengemukakan bahwa warga yang menjalani isolasi mandiri karena terserang COVID-19 harus rutin melapor ke puskesmas supaya petugas kesehatan bisa melakukan pemantauan dan segera memberikan pertolongan saat kondisi mereka memburuk.

Baca Juga: Kabar Baik, Rumah Oksigen Pulogadung Siap Tampung 500 Pasien Covid-19 Saturasi Rendah

Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

"Itu berarti perlu obat antivirus di samping pertolongan lain seperti ketersediaan oksigen dan seterusnya," katanya.

Selama berada di Kalimantan Selatan, Muhadjir di antaranya meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, mengecek penyaluran bantuan sosial di Kantor PT Pos Kota Banjarmasin, dan mengunjungi PT Samator Gas Industri.

Dia mengecek upaya pemenuhan kebutuhan oksigen untuk mendukung penanganan pasien COVID-19 di wilayah Kalimantan Selatan.

Ia berharap defisit pasokan oksigen sebanyak 12 ton per hari bisa segera diatasi.

"Defisit ini tergantung kondisi COVID-19, mudah-mudahan bisa terkendali, sehingga stok oksigen tercukupi dan bisa didistribusikan kembali untuk industri," katanya.

Baca Juga: Rumah Oksigen Gotong Royong Siap Tampung Pasien Covid-19 yang Butuh Oksigen

"Saya sangat mengapresiasi langkah dari Pemprov Kalsel, yang proaktif berusaha memenuhi oksigen di wilayah Kalsel, tetapi bertanggung jawab juga untuk pemenuhan oksigen untuk wilayah Kalteng," tutupnya..

Komentar