Pendidikan Seks untuk Anak: Ajarkan Soal Consent, Jangan Mengganti Nama Alat Kelamin

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 17:30 WIB
Pendidikan Seks untuk Anak: Ajarkan Soal Consent, Jangan Mengganti Nama Alat Kelamin
Ilustrasi Anak Belajar. (unsplash.com)

Suara.com - Ahli pendidikan seksual, Justine Ang Font dari New York menyarankan untuk tidak memberikan istilah-istilah pada alat kelamin untuk anak. Di Indonesia, umumnya orangtua akan memberikan nama dengan istilah kemaluan, burung, dan lain sebagainya untuk menyebutkan penis atau vagina. 

Melansir dari Insider, penelitian menunjukkan pendidikan seks yang berfokus pada consent yang inklusif dapat mencegah pelecehan seksual, kehamilan yang tidak direncanakan, dan infeksi menular seksual saat anak-anak tumbuh dan menjadi identitas seksual mereka.

Consent sendiri persetujuan afirmatif yang diberikan secara sadar, tidak dalam paksaan atau hasutan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas seksual atau non-seksual.

"Kami ingin memberdayakan mereka dengan kata-kata (untuk alat kelamin mereka) dan memberdayakan mereka dengan cara menegaskan diri mereka sendiri dan memahami seperti apa batasan tubuh itu," kata Fonte kepada Insider.

Fonte mengajari anak-anak dengan kata 'penis' dan 'vagina' untuk mencegah rasa malu dan ketabuan sebelum mendefinisikan apa itu consent. Fonte mengajari siswa kelas satu istilah yang benar untuk alat kelamin mereka.

Ilustrasi anak Indonesia. (Freepik)
Ilustrasi anak Indonesia. (Freepik)


Dia mengatakan menggunakan kata 'penis' dan 'vagina' dapat mencegah perasaan malu dan memungkinkan anak-anak merasa aman berbicara tentang bagian tubuh mereka.

"Ketika Anda memberi nama panggilan untuk alat kelamin, Anda mengatakan bahwa ada sesuatu yang salah dengan kata yang sebenarnya, yang membuatnya tampak seperti ada yang salah dengan bagian tubuh yang sebenarnya," kata Fonte kepada Insider.

Untuk memperkenalkan konsep consent kepada anak-anak, Fonte menjelaskan bahwa penis dan vagina setiap orang bersifat pribadi. Dia mengatakannya secara sederhana karena mereka tahu apa arti kata pribadi.

Dia juga memberi tahu siswa bahwa mereka bertanggung jawab atas tubuh mereka, dan harus bisa memutuskan untuk memberikan izin atau tidak kepada siapa pun yang ingin menyentuh tubuh mereka. 

Ketika Fonte mengajarkan consent, dia memberi tahu siswa bahwa mereka selalu diizinkan untuk berbicara 'tidak' atau menolak ketika mereka merasa tidak nyaman di sekitar orang dewasa tertentu.

"Orangtua murid pernah mengirim email kepada saya dan ngatakan, 'Saya sangat bangga dengan anak saya hari ini di dokter anak. Dia berkata kepada dokternya, bahwa dokter harus bertanya kepadanya terlebih dahulu sebelum menurunkan celananya karena itu adalah bagian pribadinya,'" kata Fonte.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Virus Corona Covid-19, Ini 5 Penyakit yang Berisiko Serang Anak-Anak

Selain Virus Corona Covid-19, Ini 5 Penyakit yang Berisiko Serang Anak-Anak

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:15 WIB

Studi: Anak-Anak Terinfeksi Virus Corona Covid-19 Tak Lebih dari 6 Hari

Studi: Anak-Anak Terinfeksi Virus Corona Covid-19 Tak Lebih dari 6 Hari

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Peneliti Hong Kong: Kasus Rabun Jauh pada Anak-Anak Meningkat selama Pandemi

Peneliti Hong Kong: Kasus Rabun Jauh pada Anak-Anak Meningkat selama Pandemi

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:58 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB