Stop Kolesterol, Hindari 4 Kebiasaan Buruk Berikut

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 09 Agustus 2021 | 20:50 WIB
Stop Kolesterol, Hindari 4 Kebiasaan Buruk Berikut
Ilustrasi rebahan, kurang olahraga. (Unsplash/Adrian Swancar)

Suara.com - Kadar kolesterol harus dijaga agar tetap terkendali. Sebab, kolesterol yang tak terkendali bisa memicu berbagai masalah kesehatan. 

Melansir dari Healthsots, penting dicatat bahwa ada jenis kolesterol baik juga yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. High-density lipoprotein (HDL) adalah kolesterol baik, sedangkan low-density lipoprotein (LDL) adalah kolesterol jahat.

Peningkatan kolesterol LDL berbahaya bagi kesehatan karena membawa kelebihan lemak dari hati melalui sistem darah dan menyimpannya di sel-sel tubuh. Ini menghasilkan lemak tubuh ekstra yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri, stroke, dan peningkatan tekanan darah.

Berikut adalah empat kebiasaan ceroboh yang dapat berkontribusi pada peningkatan kadar LDL, antara lain:

1. Kurang gizi

Mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan seperti susu, daging, dan makanan penutup yang manis, dapat menyebabkan peningkatan kadar LDL. Kandungan lemak yang tinggi berkontribusi pada timbunan lemak di hati, sehingga meningkatkan kadar kolesterol secara keseluruhan. 

Selain apa yang Anda makan, apa yang tidak Anda makan juga penting. Orang yang tidak memasukkan makanan kaya serat dan vitamin seperti kacang-kacangan, biji-bijian, biji-bijian, dan sayuran berdaun dalam makanan mereka, juga rentan terhadap risiko terkena kolesterol tinggi.

2. Tidak berhati-hati dengan makanan kemasan 

Baik itu makanan beku siap masak atau makanan yang diawetkan, orang harus berhati-hati saat mengonsumsinya karena kandungan pengawet yang ditambahkan untuk meningkatkan daya simpan.

baca juga

3. Tidak cukup berolahraga

Kurang olahraga dapat mengakibatkan kelebihan lemak tubuh yang menambah timbunan lemak di hati. Hal ini menjadi faktor penyumbang peningkatan kadar LDL.

Ilustrasi kolesterol menyumbat pembuluh darah. (Shutterstock)
Ilustrasi kolesterol menyumbat pembuluh darah. (Shutterstock)

4. Gaya hidup buruk

Faktor-faktor seperti merokok, mengonsumsi alkohol, dan tingkat stres yang tinggi, memainkan peran utama dalam menentukan kadar kolesterol. Gaya hidup yang buruk dapat meningkatkan tekanan pada jantung dan memicu kecemasan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Ahli: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Covid-19

Para Ahli: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Covid-19

Kaltim | Minggu, 08 Agustus 2021 | 08:40 WIB

Peneliti: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Virus Corona Covid-19

Peneliti: Obat Kolesterol Bisa Turunkan Risiko Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Karena Alasan Ini, Dokter Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Biji Durian Bukan Dagingnya

Karena Alasan Ini, Dokter Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Biji Durian Bukan Dagingnya

Health | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 10:34 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×