alexametrics

Bukan Cuma Berbagi Informasi, Simak Manfaat dan Dampak Bergosip pada Mental

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Bukan Cuma Berbagi Informasi, Simak Manfaat dan Dampak Bergosip pada Mental
Ilustrasi bergosip. [shutterstock]

Bergosip ternyata memiliki manfaat tersendiri untuk kesehatan mental, apa saja?

Suara.com - Bergosip memang bukan hal yang baru untuk umat manusia. Kegiatan yang satu ini ternyata bukan cuma soal berbagai informasi, namun juga memiliki manfaat dan kerugian untuk kesehatan mental Anda. 

Melansir dari Healthshots, menurut psikiater terkenal Dr Rahul Khemani, hingga 80 persen percakapan kita melibatkan pembicaraan tentang orang lain atau bergosip.

Faktanya, dia menyatakan bahwa bergosip adalah cara yang bagus untuk melampiaskan dan meringankan mental maupun emosional.

Secara rinci, berikut beberapa plus minus bergosip untuk kesehatan mental Anda. antara lain:

Baca Juga: Jangan Asal Jahilin Anak Pakai Filter Instagram, Bisa Picu Masalah Mental

1. Bergosip Membantu Membangun Ikatan

Terkadang gosip bisa menjadi bentuk koneksi. Hal ini juga dapat melepaskan hormon baik seperti serotonin. 

"Sebagai makhluk sosial, otak kita sebenarnya terhubung dengan gosip. Pada zaman prasejarah, gosip dapat membantu kita memahami siapa yang dapat dipercaya dan siapa yang dapat membantu kita bertahan hidup,” kata Dr Khemani.

Ilustrasi bergosip. (Pexels/Keira Burton)
Ilustrasi bergosip. (Pexels/Keira Burton)


Oksitosin, hormon ikatan juga dilepaskan dalam tubuh selama percakapan Anda. Itu sebabnya bergosip dapat membantu dalam membangun kepercayaan dan ikatan yang lebih baik.

2. Bergosip Menghasilkan Empati

Baca Juga: Orang Depresi Sering Dikira Malas, Begini 5 Perbedaannya!

Telah terlihat bahwa orang yang bergosip tentang orang lain mungkin bisa lebih berempati karena mereka belajar dari pengalaman mereka sendiri. 

Komentar