Bukan Cuma Berbagi Informasi, Simak Manfaat dan Dampak Bergosip pada Mental

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 16 Agustus 2021 | 08:00 WIB
Bukan Cuma Berbagi Informasi, Simak Manfaat dan Dampak Bergosip pada Mental
Ilustrasi bergosip. [shutterstock]

Suara.com - Bergosip memang bukan hal yang baru untuk umat manusia. Kegiatan yang satu ini ternyata bukan cuma soal berbagai informasi, namun juga memiliki manfaat dan kerugian untuk kesehatan mental Anda. 

Melansir dari Healthshots, menurut psikiater terkenal Dr Rahul Khemani, hingga 80 persen percakapan kita melibatkan pembicaraan tentang orang lain atau bergosip.

Faktanya, dia menyatakan bahwa bergosip adalah cara yang bagus untuk melampiaskan dan meringankan mental maupun emosional.

Secara rinci, berikut beberapa plus minus bergosip untuk kesehatan mental Anda. antara lain:

1. Bergosip Membantu Membangun Ikatan

Terkadang gosip bisa menjadi bentuk koneksi. Hal ini juga dapat melepaskan hormon baik seperti serotonin. 

"Sebagai makhluk sosial, otak kita sebenarnya terhubung dengan gosip. Pada zaman prasejarah, gosip dapat membantu kita memahami siapa yang dapat dipercaya dan siapa yang dapat membantu kita bertahan hidup,” kata Dr Khemani.

Ilustrasi bergosip. (Pexels/Keira Burton)
Ilustrasi bergosip. (Pexels/Keira Burton)


Oksitosin, hormon ikatan juga dilepaskan dalam tubuh selama percakapan Anda. Itu sebabnya bergosip dapat membantu dalam membangun kepercayaan dan ikatan yang lebih baik.

2. Bergosip Menghasilkan Empati

Telah terlihat bahwa orang yang bergosip tentang orang lain mungkin bisa lebih berempati karena mereka belajar dari pengalaman mereka sendiri. 

“Berbagi pengalaman terluka oleh orang lain dengan seseorang yang dekat dapat membantu mengurangi emosi yang sulit, sehingga mengurangi beban rasa malu,” saran Dr Khemani.

3. Bergosip Membantu Pemecahan Masalah


Dengan mendiskusikan situasi sulit yang dialami seorang teman, Anda dapat menemukan cara untuk menawarkan bimbingan atau mendukung teman Anda yang berada dalam situasi yang buruk. 

4. Mengontrol Kecemasan

Menyimpan hal-hal di dalam diri Anda pasti akan membuat Anda merasa cemas dan stres. Dikatakan bahwa ketika Anda stres atau cemas, melampiaskan atau berkomunikasi dengan seseorang dengan bergosip dapay membantu Anda menjadi tenang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbagi Tips Kecantikan, Christy Harsono Raih Ratusan Ribu Pengikut

Berbagi Tips Kecantikan, Christy Harsono Raih Ratusan Ribu Pengikut

Entertainment | Minggu, 15 Agustus 2021 | 18:02 WIB

Dinkes DKI: Efek Psikologis Bisa Berdampak Serius di Masa Pandemi

Dinkes DKI: Efek Psikologis Bisa Berdampak Serius di Masa Pandemi

Jakarta | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 23:58 WIB

Rentan Stres, Berikut 7 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Saat Pandemi

Rentan Stres, Berikut 7 Tips Menjaga Kesehatan Mental Anak Saat Pandemi

Your Say | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 11:34 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB