Studi: Aspirin Bisa Bantu Lawan Kanker Payudara Agresif

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:53 WIB
Studi: Aspirin Bisa Bantu Lawan Kanker Payudara Agresif
Ilustrasi aspirin. (Shutterstock)

Suara.com - Aspirin selama ini dikenal untuk mengobati demam dan nyeri ringan hingga sedang. Tapi, baru-baru ini seorang dokter mengatakan bahwa aspirin dapat membantu melawan kanker payudara agresif dengan membuat tumor yang sulit diobati lebih responsif terhadap obat anti kanker.

Sebuah tim di Christie NHS Foundation Trust, di Manchester, memulai percobaan dengan pasien kanker payudara triple-negatif. Dilansir dari BBC, mereka menduga itu adalah sifat anti-inflamasi aspirin dengan efek analgesiknya yang memberi dorongan.

Penelitian pada hewan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ada beberapa bukti bahwa aspirin dapat membantu mencegah kanker tertentu lainnya dan menurunkan risiko penyebarannya.

Ilustrasi kanker payudara
Ilustrasi kanker payudara

Tetapi terlalu dini untuk merekomendasikan orang-orang mulai meminumnya. Diperlukan lebih banyak penelitian.

Dalam uji coba yang didanai oleh program penelitian yang dijalankan oleh badan amal Breast Cancer Now,, beberapa pasien akan diberikan aspirin serta obat imunoterapi avelumab sebelum mereka menjalani operasi dan pengobatan kemoterapi.

Jika berhasil, mungkin ada uji klinis lebih lanjut dari aspirin dan avelumab untuk kanker payudara triple-negatif sekunder yang tidak dapat disembuhkan, ketika sel-sel kanker yang dimulai di payudara menyebar ke bagian lain dari tubuh.

Pemimpin percobaan Dr Anne Armstrong mengatakan bahwa tidak semua kanker payudara merespon dengan baik terhadap imunoterapi.

"Mencoba penggunaan obat seperti aspirin sangat menarik karena tersedia secara luas dan murah untuk diproduksi.

"Kami berharap percobaan kami akan menunjukkan bahwa, ketika dikombinasikan dengan imunoterapi, aspirin dapat meningkatkan efeknya dan pada akhirnya dapat memberikan cara baru yang aman untuk mengobati kanker payudara."

Rekan peneliti Dr Rebecca Lee mengatakan temuan laboratorium mereka menunjukkan bahwa aspirin dapat membuat beberapa jenis imunoterapi lebih efektif dengan mencegah kanker membuat zat yang melemahkan respon imun.

"Kami berharap aspirin dapat meredam peradangan yang buruk sehingga sistem kekebalan dapat melanjutkan pekerjaan membunuh sel kanker," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pria yang Pasangannya Meninggal Lebih Berisiko Alami Kanker Prostat

Studi: Pria yang Pasangannya Meninggal Lebih Berisiko Alami Kanker Prostat

Health | Senin, 16 Agustus 2021 | 06:45 WIB

Ibu Ini Dilarang Menggendong Anaknya Berlama-lama, Loh Kenapa?

Ibu Ini Dilarang Menggendong Anaknya Berlama-lama, Loh Kenapa?

Kaltim | Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:13 WIB

Kisah Pilu Ibu yang Dilarang Gendong Buah Hati Terlalu Lama, Gara-gara Kondisi Ini

Kisah Pilu Ibu yang Dilarang Gendong Buah Hati Terlalu Lama, Gara-gara Kondisi Ini

Health | Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:10 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB