Jangan Diabaikan, Anak Tidur Mendengkur Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 20 Agustus 2021 | 15:37 WIB
Jangan Diabaikan, Anak Tidur Mendengkur Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!
Ilustrasi anak tidur mendengkur (shutterstock)

Suara.com - Tidur mendengkur tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Orangtua biasanya mengira anak tidur mendengkur bukan pertanda bahaya dan mungkin sedang tidur nyenyak.

Tapi, para ilmuwan telah memperingatkan mendengkur pada anak bisa menjadi tanda dari suatu masalah kesehatan yang biasa terjadi pada orang dewasa.

Kebiasaan tidur mendengkur ini disebut apnea tidur obstruktif. Sindrom ini menyebabkan pernapasan berhenti untuk waktu yang singkat selama tidur. Beberapa tanda utama dari apnea tidur obstruktif adalah mendengkur, pusing, dan sakit kepala di siang hari.

Para peneliti di American Heart Association telah menemukan dampak jangka panjang apnea tidur obstruktif pada anak-anak dan remaja. Sebuah penelitian ilmiah menemukan kondisi ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko penyakit jantung atau serangan jantung.

Selain itu, sleep apnea pada anak juga bisa mengganggu tidur restoratif yang memiliki efek domino pada kesehatan mental emosional dan kekebalan anak.

Ilustrasi anak tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi anak tidur mendengkur. (Shutterstock)

Sindrom metabolik adalah masalah lain dari sleep apnea, yang merupakan kelompok dari masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, insulin tinggi dan kolesterol tinggi.

Menurut Journal of American Heart Association, 1 hingga 6 dari 100 anak-anak dan remaja mengalami sleep apnea. Para peneliti menemukan anak-anak yang paling berisiko mengalami sleep apnea adalah anak obesitas.

Sebanyak 30 dan 60 persen dari mereka yang diteliti dengan masalah sleep apnea tersebut mengalami obesitas. Ahli jantung, Dr Carissa M. Baker-Smith, anak-anak berisiko mengalami gangguan pernapasan ketika tidur atau sleep apnea karena amandel, kelenjar gondok dan struktur wajah anak.

Kurangnya otot, penyakit sel sabit dan kelahiran prematur juga terkait dengan gangguan tidur tersebut. Dr Baker-Smith, direktur kardiologi pencegahan pediatrik di Rumah Sakit Anak Nemours di Wilmington, Delaware, memperingatkan orangtua harus menyadari bahwa obesitas bisa meningkatkan risiko anak-anak mengalami sleep apnea.

baca juga

Berikut ini dilansir dari The Sun, beberapa tanda sleep apnea pada anak-anak.

  1. Kebiasaan tidur mendengkur lebih dari 3 malam per Minggu
  2. Suara terengah-engah atau mendengus saat tidur
  3. Sesak napas saat tidur
  4. Tidur posisi duduk atau leher hiperekstensi
  5. Tanda-tanda obstruksi jalan napas bagian atas, seperti tersedak, terengah-engah dan mengi

Pada siang hari, anak-anak dengan sleep apnea mungkin mengalami rasa kantuk, sakit kepala saat bangun tidur, kesulitan berkonsentrasi, dan perubahan suasana hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Jenis Sopan Santun yang Perlu Orang tua Ajarkan pada Anak, Sudah?

6 Jenis Sopan Santun yang Perlu Orang tua Ajarkan pada Anak, Sudah?

Your Say | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 15:00 WIB

Studi: Anak yang Sering Terpapar Asap Rokok Berisiko Alami Rheumatoid Arthritis

Studi: Anak yang Sering Terpapar Asap Rokok Berisiko Alami Rheumatoid Arthritis

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 10:57 WIB

Meong! Kenali 7 Macam Suara Kucing, Lengkap dengan Artinya

Meong! Kenali 7 Macam Suara Kucing, Lengkap dengan Artinya

Lifestyle | Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×