Studi: Kandungan Gula dalam ASI Bepotensi Cegah Berbagai Penyakit

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 23 Agustus 2021 | 19:45 WIB
Studi: Kandungan Gula dalam ASI Bepotensi Cegah Berbagai Penyakit
Ilustrasi ibu menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Peneliti menemukan bahwa kandungan gula dalam Air Susu Ibu (ASI) bisa mencegah bakteri yang dikenal sebagai grup B Streptococcus (GBS). Bakteri ini adalah penyebab umum dari infeksi darah, meningitis, dan lahir mati pada bayi baru lahir. 

Meskipun infeksi GBS sering dapat diobati atau dicegah dengan antibiotik, bakteri ini bisa menjadi semakin resisten.

Melansir dari Healthshots, para peneliti telah menemukan bahwa oligosakarida susu manusia (HMO) rantai pendek molekul gula yang berlimpah dalam ASI dapat membantu mencegah infeksi GBS pada sel dan jaringan manusia dan pada tikus. Ada potensi bahwa HMO mungkin bisa menggantikan antibiotik untuk mengobati infeksi pada bayi dan orang dewasa.

Para peneliti akan mempresentasikan hasil mereka pada pertemuan musim gugur American Chemical Society (ACS).  Pertemuan ini menampilkan lebih dari 7.000 presentasi tentang berbagai topik sains.

"Laboratorium kami sebelumnya telah menunjukkan bahwa campuran HMO yang diisolasi dari susu beberapa ibu donor yang berbeda memiliki aktivitas antimikroba dan antibiofilm terhadap GBS," kata Rebecca Moore, yang mempresentasikan hasil penelitian pada pertemuan tersebut. 

"Kami ingin melompat dari studi in vitro ini untuk melihat apakah HMO dapat mencegah infeksi pada sel dan jaringan dari wanita hamil," imbuhnya. 

Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS), sekitar 2.000 bayi di AS mendapatkan GBS setiap tahun dan 4-6 persen di antaranya meninggal. Bakteri sering ditransfer dari ibu ke bayi selama persalinan dan melahirkan. 

Seorang ibu hamil yang dites positif GBS biasanya diberikan antibiotik intravena selama persalinan untuk membantu mencegah infeksi dini yang terjadi selama minggu pertama kehidupan.

Menariknya, insiden infeksi onset lambat (yang terjadi dari satu minggu hingga tiga bulan setelah kelahiran) lebih tinggi pada bayi yang diberi susu formula daripada bayi yang disusui. Ini yang menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam ASI dapat membantu melindungi terhadap GBS. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Simak 7 Kesalahan saat Bersihkan Kamar Mandi yang Perlu Diperhatikan

Simak 7 Kesalahan saat Bersihkan Kamar Mandi yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 22:52 WIB

Makan Tiram Mentah, Lelaki Ini Nyaris Tewas Karena Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging

Makan Tiram Mentah, Lelaki Ini Nyaris Tewas Karena Terinfeksi Bakteri Pemakan Daging

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 20:16 WIB

Bakteri Penghancur Minyak Mentah dan Diesel Ditemukan di Kutub Utara

Bakteri Penghancur Minyak Mentah dan Diesel Ditemukan di Kutub Utara

Tekno | Rabu, 18 Agustus 2021 | 16:29 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB