WHO: India akan Memasuki Tahap Endemik Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 25 Agustus 2021 | 14:28 WIB
WHO: India akan Memasuki Tahap Endemik Virus Corona Covid-19
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Suara.com - Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia, Dr Soumya Swaminathan, mengatakan India mungkin akan memasuki tahap endemik virus corona Covid-19, karena tingkat penularannya yang sudah cenderung rendah atau sedang.

Tahap endemik terjadi ketika suatu populasi mulai hidup berdampingan dengan penyakit yang mewabah. Dalam hal ini, penyakit akibat virus corona Covid-19 selalu ada pada populasi atau wilayah tertentu.

Dr Soumya mengatakan WHO juga tak ragu untuk memberikan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 Covaxin sebagai salah satu vaksin resminya. Ia memperkirakan WHO mungkin akan mengizinkan penggunaan vaksin Covaxin pada pertengahan September 2021.

Dr Soumya juga mengatakan bahwa India sangat layak memasuki tahap endemik virus corona Covid-19, mengingat ukuran wilayah India dan heterogenitas populasi serta status kekebalan di berbagai bagian negara.

"Kita mungkin akan memasuki semacam tahap endemisitas, di mana ada transmisi tingkat rendah atau transmisi tingkat sedang terjadi tetapi kita tidak melihat jenis pertumbuhan eksponensial dan puncak yang kita lihat beberapa bulan lalu," kata Dr Soumya dikutip dari NDTV.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Sejauh ini, Dr Soumya memperkirakan India memasuki tahap endemik karena ukuran wilayah dan heterogenitas populasi serta status kekebalan di berbagai bagian negara tersebut.

Ia pun berharap semua negara akan berada pada tahap endemik virus corona Covid-19 pada akhir tahun 2022. Fase ini bisa terjadi ketika 70 persen populasi dari sebuah negara sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Di samping itu, Dr Soumya juga mengingatkan para orangtua untuk tidak panik mengenai prevalensi virus corona Covid-19 di kalangan anak-anak.

"Walaupun kemungkinan anak-anak bisa terinfeksi dan menularkan virus corona ke orang lain. Tapi Untungnya, anak-anak biasanya hanya mengalami infeksi ringan dan berisiko kecil meninggal dunia," katanya.

baca juga

Namun, WHO menyarankan ada baiknya mempersiapkan rumah sakit khusus untuk menerima anak-anak dengan virus corona Covid-19, unit perawatan intensif anak dan tetap menyediakan layanan kesehatan yang dibutuhkan anak-anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19 Berisiko 29 Kali Lipat Dirawat di RS

CDC: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19 Berisiko 29 Kali Lipat Dirawat di RS

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 09:08 WIB

Deteksi Anosmia Akibat Virus Corona Covid-19, Coba Cium 4 Bahan Alami Ini

Deteksi Anosmia Akibat Virus Corona Covid-19, Coba Cium 4 Bahan Alami Ini

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 09:30 WIB

Bisakah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Air Mata? Begini Penjelasan dari Pakar

Bisakah Virus Corona Covid-19 Menular Lewat Air Mata? Begini Penjelasan dari Pakar

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

×