alexametrics

Deteksi Anosmia Akibat Virus Corona Covid-19, Coba Cium 4 Bahan Alami Ini

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni
Deteksi Anosmia Akibat Virus Corona Covid-19, Coba Cium 4 Bahan Alami Ini
Ilustrasi virus corona covid-19, anosmia. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Ada 4 bahan alami yang bisa digunakan untuk mendeteksi anosmia akibat virus corona Covid-19.

Suara.com - Hilangnya indra penciuman salah satu gejala umum virus corona Covid-19 sejak awal pandemi. Secara medis, hilangnya indra penciuman akibat virus corona ini disebut anosmia.

Hilangnya indra penciuman atau anosmia ini juga termasuk gejala virus corona Covid-19 umum di antara orang yang sudah suntik vaksin Covid-19.

Ada lima gejala virus corona Covid-19 yang paling umum di antara orang yang sudah vaksinasi penuh, yakni sakit kepala, pilek, bersin, sakit tenggorokan dan hilangnya indra penciuman.

"Anda mungkin akan kesulitan mendeteksi adanya perubahan pada indra penciuman ketika beraktivitas sehari-hari," kata para peneliti di studi gejala Covid-19 dikutip dari Express.

Baca Juga: Varian Baru Virus Corona Covid-19 Terus Bermunculan, Apakah Selalu Lebih Berbahaya?

Karena itu, ada cara termudah untuk mendeteksi perubahan pada indra penciuman Anda yang disebabkan oleh virus corona Covid-19. Berikut ini, 4 bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk memeriksa indra penciuman.

  1. Kopi
  2. Bawang putih
  3. Kelapa
  4. Jeruk

Jika Anda tidak bisa mencium aroma salah satu dari 4 bahan alami di atas, sebaiknya Anda melakukan tes virus corona Covid-19. Bila hasil tes virus corona Covid-19 cepat positif, maka Anda wajib melakukan isolasi mandiri dan tes PCR.

Studi gejala Covid-19 menunjukkan bahwa anosmia adalah prediktor terbaik untuk mendeteksi virus corona Covid-19. Tapi, Anda juga masih berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 meskipun indra penciuman normal.

Selain anosmia, ageusia juga prediktor kuat virus corona Covid-19 yang dikenal sebagai hilangnya indra perasa.

Penelitian oleh King's College London menemukan bahwa orang yang mengalami anosmia dan ageusia 17 kali lebih berisiko positif Covid-19 dibandingkan lainnya.

Baca Juga: Studi Ini Sebut Bayi yang Lahir Selama Pandemi Virus Corona Punya IQ Rendah, Kok Bisa?

"Hilangnya indra penciuman dan rasa tetap menjadi predictor terbaik dari hasil tes positif Covid-19, terlepas dari usia, jenis kelamin atau tingkat keparahan penyakit," kata peneliti.

NHS mengakui bahwa kehilangan atau perubahan pada indra penciuman atau perasa Anda salah satu gejala utama virus corona Covid-19. Gejala ini biasanya disertai batuk terus-menerus dan demam tinggi.

Komentar