Riset Ungkap bahwa Angka Penderita Darah Tinggi di Dunia Meningkat Dua Kali Lipat

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:45 WIB
Riset Ungkap bahwa Angka Penderita Darah Tinggi di Dunia Meningkat Dua Kali Lipat
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Suara.com - Angka tekanan darah tinggi atau hipertensi terus meningat sejak tahun 1990, bahkan hingga sampai dua kali lipat. Penelitian menyatakan bahwa setengah dari semua penderita hipertensi, yakni sekitar 720 juta orang tidak diobati pada tahun 2019.

Hipertensi secara langsung terkait dengan lebih dari 8,5 juta kematian setiap tahun, dan merupakan faktor risiko utama untuk penyakit stroke, jantung dan hati.

Melansir dari Healthshots, untuk mengetahui bagaimana tingkat hipertensi telah berkembang secara global selama 30 tahun terakhir, tim internasional dari Non-Communicable Disease Risk Factor Collaboration (NCD-RisC) menganalisis data dari lebih dari 1.200 penelitian nasional yang mencakup hampir setiap negara di dunia.

Analisis menemukan bahwa pada tahun 2019 ada 626 juta perempuan dan 652 juta pria yang hidup dengan hipertensi.

Angka ini mewakili kira-kira dua kali lipat dari perkiraan, 331 juta perempuan dan 317 juta pria dengan kondisi pada tahun 1990.

Analisis menemukan bahwa 41 persen perempuan dan 51 persen pria dengan tekanan darah tinggi tidak menyadari kondisi mereka. Ini berarti ratusan juta orang kehilangan pengobatan yang efektif.


“Meskipun kemajuan medis dan farmakologis selama beberapa dekade, kemajuan global dalam manajemen hipertensi berjalan lambat, dan sebagian besar orang dengan hipertensi tetap tidak diobati,” kata Majid Ezzati dari Imperial College London dan penulis studi senior.

Dalam analisis yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet, Kanada dan Peru memiliki proporsi tekanan darah tinggi terendah di antara orang dewasa pada 2019, dengan sekitar 1 dari 4 orang hidup dengan kondisi tersebut.

Taiwan, Korea Selatan, Jepang, Swiss, Spanyol, dan Inggris memiliki tingkat hipertensi terendah pada perempuan.

baca juga

Sementara Eritrea, Bangladesh, Ethiopia, dan Kepulauan Solomon memiliki tingkat terendah pada pria.

“Pandemi penyakit kardiovaskular kurang mendapat perhatian dalam 18 bulan terakhir tetapi mencerminkan tren dunia dalam pilihan gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi lemak tinggi, gula, garam dan alkohol, gaya hidup sedentary dengan menghindari olahraga, dan merokok,” kata Storey. yang tidak terlibat dalam studi hari Rabu.

“Sangat penting bahwa praktik terbaik dalam kebijakan pemerintah diadopsi oleh semua negara untuk menghindari bom waktu penyakit jantung dan stroke,” imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: 720 Juta Pengidap Hipertensi di Dunia Tidak Mendapatkan Pengobatan yang Efektif

WHO: 720 Juta Pengidap Hipertensi di Dunia Tidak Mendapatkan Pengobatan yang Efektif

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 18:10 WIB

Punya Tugas Penting, Ini Dua Jenis Kelainan yang Bisa Dialami Pembuluh Darah

Punya Tugas Penting, Ini Dua Jenis Kelainan yang Bisa Dialami Pembuluh Darah

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:22 WIB

Turunkan Tekanan Darah Tinggi dan Kolesterol, Makanlah 1 Buah Ini Secara Rutin!

Turunkan Tekanan Darah Tinggi dan Kolesterol, Makanlah 1 Buah Ini Secara Rutin!

Health | Kamis, 19 Agustus 2021 | 19:57 WIB

Terkini

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Mengenal Luka yang Tak Terlihat & Harapan untuk Pulih dalam Novel Rekindled

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Kulit Berminyak Pakai Facial Wash atau Facial Foam? Ini Perbedaannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

×