Seberapa Efektif Tes Antigen untuk Deteksi Virus Corona Covid-19?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 13:46 WIB
Seberapa Efektif Tes Antigen untuk Deteksi Virus Corona Covid-19?
Ilustrasi Tes Covid-19, tes antigen. (Shutterstock)

Suara.com - Selama setahun, sudah banyak tes Covid-19 yang membantu mendeteksi virus corona Covid-19. Salah satunya, tes antigen yang membantu deteksi virus corona Covid-19 lebih cepat.

Tes antigen untuk virus corona Covid-19 ini juga digunakan di Indonesia maupun di luar negeri. Tapi, tak banyak yang tahu pasti tingkat akurasi tes antigen untuk virus corona Covid-19.

Tes antigen dan molekuler yang digunakan untuk tes virus corona Covid-19 berfungsi untuk mengidentifikasi keberadaan komponen virus di dalam tubuh. Khususnya tes antigen, yang mendukung beberapa tes Covid-9 dengan hasil cepat.

Tes antigen ini menggunakan teknologi untuk melacak protein dalam strain virus corona Covid-19 di dalam tubuh dan membagikan tes positif dan negatif.

Pengujian molekuler juga dikenal sebagai pengujian PCR (Polymerase Chain Reaction) yang membantu mengidentifikasi RNA atau komponen genetik virus. Karena itu, tes PCR digolongkan sebagai tes standar emas.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 (Unsplash/CDC)

Kedua tes Covid-19 tersebut dilakukan dengan cara yang sama menggunakan metode usap tenggorokan atau hidung yang mengambil sampel air liur untuk melacak virus corona Covid-19.

Tapi, tes PCR dan tes antigen memberikan hasil virus corona Covid-19 dalam jangka waktu yang berbeda. Karena, tes PCR membutuhkan peralatan diagnostik khusus yang membuat biasanya mahal dan menjalankan komponen virus melalui siklus berulang untuk menemukan hasilnya.

Sedangkan dilansir dari Times of India, teh antigen mencuri protein yang hasilnya mudah diverifikasi dengan cara ekonomis dan hemat waktu. Karena itu, hasil tes antigen bisa memberikan hasil dalam 15-20 menit.

Sementara itu, tes PCR bisa memakan waktu hingga minimal 24 jam untuk memberikan hasil positif atau negatif virus corona Covid-19. Tapi, hasil tes PCR juga bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk menunjukkan hasilnya jika permintaannya tinggi.

Saat ini, permintaan tes antigen pun cukup tinggi belakangan ini. Apalagi, setelah Munculnya varian Delta yang menyebabkan lonjakan kasus virus corona Covid-19.

Tapi, apakah tes antigen bisa memberikan hasil negatif atau positif palsu?

Tes Covid-19 apapun memiliki kemungkinan memberikan hasil positif dan negatif palsu. Tes antigen sendiri bisa memberikan hasil negatif virus corona Covid-19 yang palsu lebih tinggi.

Karena itu, tes antigen kurang efektif untuk mendeteksi virus corona Covid-19 sehingga seseorang lebih disarankan untuk melakukan tes PCR. Sebab, hasil tes antigen tidak 100 persen akurat dan mendapatkan hasil negatif juga tidak bisa dianggap benar sepenuhnya.

Di tengah ancaman varian Delta, banyak orang melakukan tes antigen untuk mendeteksi virus corona Covid-9. Sayangnya, tes antigen ini kurang sensitif daripada tes molekuler untuk mendeteksi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Pantau Varian Baru Virus Corona, Tingkat Mutasinya Sangat Tinggi

Ilmuwan Pantau Varian Baru Virus Corona, Tingkat Mutasinya Sangat Tinggi

Tekno | Rabu, 01 September 2021 | 20:23 WIB

Baru Lagi, Ahli Temukan Varian Virus Corona C.1.2 Mirip Varian Delta

Baru Lagi, Ahli Temukan Varian Virus Corona C.1.2 Mirip Varian Delta

Health | Rabu, 01 September 2021 | 14:07 WIB

Benarkah Vaksin Booster Dosis Ketiga Bisa Cegah Virus Corona Varian Delta?

Benarkah Vaksin Booster Dosis Ketiga Bisa Cegah Virus Corona Varian Delta?

Health | Rabu, 01 September 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB