Wajib Waspada, 5 Jenis Bau Keringat Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 17:55 WIB
Wajib Waspada, 5 Jenis Bau Keringat Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan
Ilustrasi keringat, berkeringat. (Shutterstock)

Suara.com - Rata-rata, ada 3 juta kelenjar keringat di tubuh manusia. Saat berolahraga, Anda bisa kehilangan antara 700ml dan 1,5 liter keringat per jam.

Saat tubuh berkeringat, sebenarnya keringat itu bertujuan untuk mendinginkan dan menjaga kelembapan kulit kita.

Tetapi, ada 3 jenis kelenjar keringat yang berbeda, yakni kelenjar ekrin, apokrin, dan apoekrin.

Lalu, hanya keringat dari kelenjar apoekrin saja yang ditemukan di payudara, wajah, kulit kepala, perineum, dan ketiak yang bisa berbau. Jika Anda berkeringat ketika olahraga, maka itu hal yang wajar.

Tapi, keringat yang mulai berbau itu bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang harus diwaspadai.

Berikut ini dilansir dari Express, beberapa bau keringat yang harus diwaspadai.

Ilustrasi keringat. (Shutterstock)
Ilustrasi keringat, berkeringat (Shutterstock)

1. Keringat yang berbau asam.

Bau badan yang asam bisa disebabkan oleh lebih banyak keringat. Semakin banyak Anda berkeringat, maka semakin banyak keringat bercampur dengan bakteri yang hidup di kulit sehingga mengakibatkan bau asam.

Kondisi ini bisa jadi akibat dari hyperhidrosis yang menyebabkan keringat berlebih. Konsumsi makanan pedas, seperti bawang putih dan oregano bisa menyebabkan bau asam ini.

2. Keringat berbau seperti urine

Perlu dipahami bahwa amonia bisa membuat urine berbau khas. Kadar ammonia yang tinggi dalam keringat itulah bisa memberikan bau urine yang samar dan jelas tidak menyenangkan.

Namun, keringat yang berbau seperti urine juga bisa menjadi gejala dari sesuatu yang lebih serius.

Penyakit hati dan ginjal bisa menyebabkan Anda memiliki bau badan yang aneh dan tidak menyenangkan.

Jika hati atau ginjal Anda tidak berfungsi baik, racun yang biasanya disaring dari tubuh akan menumpuk. Hal ini bisa menyebabkan keringat Anda berbau seperti emonia atau urine.

3. Keringat berbau seperti adonan roti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Berkeringat di Malam Hari, Waspadai Gejala Kanker Darah

Sering Berkeringat di Malam Hari, Waspadai Gejala Kanker Darah

Health | Kamis, 02 September 2021 | 15:30 WIB

Duduk Seharian? Perhatikan 7 Hal Ini Agar Tidak Timbulkan Masalah Kesehatan

Duduk Seharian? Perhatikan 7 Hal Ini Agar Tidak Timbulkan Masalah Kesehatan

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 08:02 WIB

Menjaga Kesehatan Mental, Hindari Lima Kebiasaan Buruk Berikut

Menjaga Kesehatan Mental, Hindari Lima Kebiasaan Buruk Berikut

Health | Senin, 23 Agustus 2021 | 15:47 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB