Bisa Lemahkan Imunitas, Dokter Zaidul Akbar Saran Jangan Sering-sering Cuci Tangan

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 07 September 2021 | 10:46 WIB
Bisa Lemahkan Imunitas, Dokter Zaidul Akbar Saran Jangan Sering-sering Cuci Tangan
Ilustrasi Mencuci Tangan. (Pixabay)

Suara.com - Membiasakan pola hidup bersih memang baik, tapi Dokter Zaidul Akbar tidak menyarankan over hygiene atau pola hidup bersih berlebihan.

Kata dokter Zaidul, hal itu berpotensi menurunkan sistem kekebalan tubuh.

Pola hidup bersih berlebihan yang dimaksud dokter Zaidul yakni terlalu sering mencuci tangan dengan sabun, atau mandi lebih dari dua kali sehari.

"Kalau seorang ibu membiasakan anaknya sedikit-sedikit mencuci tangan, atau membersihkan badannya, dengan produk yang mengandung bahan kimia sintetik, maka yang terjadi keseimbangan mikroba yang ada di kulit akan bermasalah," ujarnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip Suara.com, Selasa (7/9/2021).

Kebiasaan mencuci tangan dengan bahan kimia sintetik menurutnya, tidak hanya membuat bakteri jahat mati, tapi juga ikut membunuh bakteri baik.

Bahkan kata dia, sabun mandi dan pencuci tangan bisa menghilangkan minyak alami di tubuh dan kulit, sehingga kulit kehilangan kelembapan dan menjadi lebih kering.

Sedangkan kulit kering dan pecah-pecah akan memicu kuman, bakteri hingga virus lebih mudah masuk ke tubuh dan menginfeksi organ lainnya.

Hal ini, dikatakan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) itu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Harvard University.

"Di Harvard ada penelitian, yang menyebutkan bahwa anak yang over hygiene atau terlalu bersih, ternyata mempunyai tinglat imunitas yang lebih rendah, dibanding anak-anak yang higinitasnya standar," tutur dokter Zaidul.

Sehingga alih-alih setiap saat terlalu sering mengandalkan sabun untuk membersihkan tangan, dokter pencetus konsep Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu menyarankan untuk cuci tangan dengan air biasa, atau ditambahkan dengan jeruk nipis atau daun kemangi.

"Jadi mungkin mau makan cuci tangan pakai air biasa atau jeruk nipis daun kemangi selesai. Tidak perlu sedikit-sedikit pakai produk antiseptik yang 99 persen kumannya mati, karena matilah semua," jelasnya.

Jika pola hidup higenis standar ini diterapkan, niscaya dokter Zaidul percaya anak tidak mudah sakit hanya karena peralihan musim panas ke dingin, musim dingin ke panas dan sebagainya.

"Maka anak jauh lebih fit, ada musim ujan nggak nyalahin musim hujan. Ada musim panas nggak nyalahin musim panas, karena badan sudah bisa mengikuti," pungkas dokter Zaidul.

Simak lebih lengkap paparan Dokter Zaidul Akbar dengan mengunjungi laman YouTube ini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Disangka, 7 Jenis Rumput Liar Ini Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh

Tak Disangka, 7 Jenis Rumput Liar Ini Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh

Lifestyle | Senin, 06 September 2021 | 21:10 WIB

Dokter Gizi Ungkap 3 Nutrisi Penting untuk Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Dokter Gizi Ungkap 3 Nutrisi Penting untuk Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh

Health | Kamis, 02 September 2021 | 18:18 WIB

Awas, Terlalu Banyak Ngemil Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Awas, Terlalu Banyak Ngemil Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Health | Kamis, 02 September 2021 | 15:32 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB