Angka Penonton Naik Saat Pandemi Covid-19, Ini Bahaya Kecanduan Film Porno

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Sabtu, 11 September 2021 | 21:05 WIB
Angka Penonton Naik Saat Pandemi Covid-19, Ini Bahaya Kecanduan Film Porno
Ilustrasi nonton film porno. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak studi membuktikan bahwa kecanduan menonton video porno dapat memengaruhi kehidupan dan kesehatan seseorang. Beberapa dampak candu video porno di antaranya dapat memengaruhi kehidupan seksualitas, hubungan, dan citra tubuh seseorang.

Dikutip dari Verry Well Mind, usia rata-rata orang mulai terpapar pornografi pertama kali adalah remaja 14 tahun. Namun ada juga laporang yang menyebut anak usai 12 tahun yang sudah mulai menyaksikan video porno.

Dampak Covid-19 dan menonton pornografi
Pandemi Covid-19 telah mengubah beberapa aspek kehidupan. Mulai dari gaya hidup dan rutinitas yang harus dari rumah. Begitu juga kebiasaan menonton pornografi secara streaming, yang dilaporkan meningkat 24 persen pada pertengahan Februari dan Maret 2020 lalu.

Data tersebut dikumpulkan dari 27 negara yang memiliki beberapa tingkat kebijakan penguncian atau lockdown. Ketika survei dilakukan, tercatat ada peningkatan akses situs porno sebesar 31 persen pada jam 3 pagi.

Selain itu, akses video pornografi di jam 1 siang juga mengalami peningkatan, yakni sebesar 26 persen.

Padahal akses pornografi berlebih dapat menimbulkan dampak negatif mulai dari gangguan pola tidur hingga penurunan produktivitas kerja.

Dampak buruk dari kecanduan pornografi
Adapun dampak pornografi yang bisa membahayakan seseorang adalah, mereka akan menetapkan standar kecantikan dan ketampanan setelah menonton pornografi.

Tak hanya itu, dampak lainnya juga bisa menciptakan ketidakpuasan kualitas hubungan asmara dengan pasangan, dan membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Ketidakpuasan ini berkaitan dengan tekanan psikologis, di mana remaja perempuan lebih rentan mengalami setelah menonton pornografi.

baca juga

Selain itu, kecanduan pornografi juga berdampak pada kepuasan seksual yang negatif. Hal ini telah diungkap lewat survei sebanyak 6.400 pengguna berusia muda.

Masalah lain yang dihadapi akibat kecanduan pornografi juga mengaraha pada gairah seks lebih rendah dan sulit mencapai orgasme bagi wanita dewasa serta disfungsi seksual laki-laki pria.

Kecanduan pornografi juga mengakibatkan dampak agresif mulai dari praktik pemerkosaan, pelecehan seksual, hingga membentuk perilaku seksual yang lebih parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia Dapat Pujian Dari Pimpinan Negara Lain

Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia Dapat Pujian Dari Pimpinan Negara Lain

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 03:10 WIB

Fans Kecewa Harry Styles Tidak Lakukan Gerakan Ikonik saat Konser Akibat Kontroversi

Fans Kecewa Harry Styles Tidak Lakukan Gerakan Ikonik saat Konser Akibat Kontroversi

Entertainment | Jum'at, 10 September 2021 | 16:57 WIB

Tetap Olahraga Meski di Rumah Aja, Begini Caranya

Tetap Olahraga Meski di Rumah Aja, Begini Caranya

Lifestyle | Sabtu, 11 September 2021 | 09:10 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×