Studi AS dan Kanada: Diet Keto Meningkatkan Risiko Penyakit Kronis

Yasinta Rahmawati

Senin, 13 September 2021 | 07:05 WIB
Studi AS dan Kanada: Diet Keto Meningkatkan Risiko Penyakit Kronis
Ilustrasi perempuan menjalani diet keto (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa tahun terakhir diet keto menjadi sangat populer karena membantu banyak orang menurunkan berat badan dengan cepat. Diet keto sendiri adalah diet yang dilakukan dengan cara menerapkan pola makan rendah karbohidrat, namun tinggi lemak.

Namun, peneliti kesehatan memiliki beberapa kekhawatiran kepada orang-orang yang menerapkan diet "sangat rendah karbohidrat " ini. Sebab peneliti melihat ada kaitannya dengan penyakit kronis.

Dilansir dari Eat This, untuk laporan yang baru-baru ini diterbitkan di Frontiers in Nutrition yang sudah melewati peer-review, tujuh peneliti kedokteran dan nutrisi di institusi di AS dan Kanada meninjau 123 penelitian sebelumnya.

Para peneliti mengakui bahwa metode diet keto yang sangat membatasi asupan karbohidrat dan menempatkan parameter waktu puasa di sekitar makan dapat mempengaruhi bagaimana tubuh memetabolisme lemak.

Namun, setelah peninjauan mereka, penulis penelitian mengatakan, "untuk kebanyakan individu, risiko diet keto mungkin lebih besar daripada manfaatnya."

Diet keto atau diet ketogenik. (Shutterstock)
Diet keto atau diet ketogenik. (Shutterstock)

Para peneliti menyebutkan bahwa asupan tinggi daging, keju, minyak, dan komponen utama lainnya dari diet keto, dikombinasikan dengan kurangnya nutrisi yang tepat, menghasilkan peningkatan risiko yang signifikan pada beberapa penyakit kronis umum.

Salah satu rekan penulis studi, Neal Barnard, MD, presiden Komite Dokter untuk Pengobatan yang Bertanggung Jawab (PCRM) dan seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas George Washington menyatakannya, melalui VegNews.

"Makanan yang ditekankan pada diet keto adalah produk yang menyebabkan kanker usus besar, penyakit jantung, dan penyakit Alzheimer," ujarnya.

Studi ini juga mencantumkan penyakit ginjal kronis dan diabetes sebagai penyakit yang terkait dengan diet keto.

baca juga

Penulis juga mencatat bahwa diet keto dapat menyebabkan wanita hamil, atau wanita yang mungkin hamil, melahirkan anak dengan cacat tabung saraf otak dan tulang belakang.

Barnard menambahkan bahwa penelitian baru juga menunjukkan bahwa makanan yang sama ini meningkatkan risiko Covid-19 yang parah.

Jadi, meskipun mungkin diet keto menarik, tapi Anda perlu mempertimbangkannya untuk kesehatan jangka panjang.

Bagaimanapun, mengonsumsi buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat menyediakan mineral, antioksidan, dan nutrisi lain yang dapat membantu menangkis penyakit kronis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Menghilangkan Perut Buncit? Hindari Makanan Olahan

Ingin Menghilangkan Perut Buncit? Hindari Makanan Olahan

Health | Minggu, 12 September 2021 | 09:12 WIB

Berjalan 15 Langkah Setiap 30 Menit Sekali Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kronis

Berjalan 15 Langkah Setiap 30 Menit Sekali Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kronis

Health | Sabtu, 11 September 2021 | 14:36 WIB

Doyan Makan Makanan Tinggi Lemak dan Kolesterol, Risiko Pria Kena Kanker Prostat Naik

Doyan Makan Makanan Tinggi Lemak dan Kolesterol, Risiko Pria Kena Kanker Prostat Naik

Health | Selasa, 07 September 2021 | 17:57 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×