Masih Kebiasaan Matikan Alarm dan Tidur Lagi? Hati-Hati, Ini 5 Dampak Buruknya!

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 14 September 2021 | 19:15 WIB
Masih Kebiasaan Matikan Alarm dan Tidur Lagi? Hati-Hati, Ini 5 Dampak Buruknya!
Ilustrasi mematikan tombol alarm. [Freepik]

Suara.com - Sebagian besar orang memiliki kebiasaan mengatur alarm untuk membantu bangun tidur di pagi hari. Tapi, banyak pula yang sering kali mematikan alarm sementara untuk menunda bangun tidur di pagi hari.

Kebiasaan ini mungkin terlihat sepele dan tidak akan berdampak buruk pada apapun. Faktanya dilansir dari Bright Side, menunda bangun tidur dengan cara mematikan alarm sementara atau menekan tombol snooze bisa berdampak pada kesehatan tubuh dan kulit.

Tanpa disadari, tidur lebih lama setelah alarm berbunyi bisa mempengaruhi berat badan, kulit dan kesehatan reproduksi Anda.

Anda perlu mengubah kebiasaan ini, bila tidak ingin mengalami beberapa masalah kesehatan berikut.

1. Siklus tidur berantakan

Sekitar 2 jam sebelum bangun tidur, tubuh mulai mempersiapkan diri untuk memulai hari. Suhu badan akan naik dan tubuh melepaskan bahan kimia yang membuat Anda merasa terjaga.

Saat Anda bangun setelah mendengar alarm pertama, tubuh sudah siap untuk proses bangun tidur.

Tapi, kemungkinan besar Anda akan merasa ngantuk dan grogi setelah bangun bila Anda menekan tombol snooze dan kembali tidur.

Ilustrasi Tidur. [pexels.com]
Ilustrasi Tidur. [pexels.com]

2. Lelah sepanjang hari

Banyak orang mengira menekan tombol snooze atau menunda bangun dengan mematikan alarm pertama akan membantu Anda mendapatkan waktu tidur lebih panjang, sehingga Anda akan lebih berenergi sepanjang hari.

Faktanya, survei terhadap hampir 20.000 orang menunjukkan bahwa kebiasaan itu justru akan membuat seseorang merasa lelah di siang hari.

Meskipun melakukan kebiasaan ini sesekali tidak akan mempengaruhi secara serius. Tapi, melakukannya terus-menerus bisa menyebabkan kurang tidur dalam jangka panjang.

3. Memperburuk kesehatan usus

Menunda bangun tidur dengan mematikan tombol alarm sementara bisa membingungkan jam internal tubuh dan mempengaruhi kualitas tidur.

Saat Anda tidak yakin dengan waktunya tidur dan bangun, Anda cenderung menghabiskan malam hari dengan berguling-guling dan kurang tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Bahaya Tidur Menyalakan Lampu, Salah Satunya Perempuan Sulit Punya Anak

5 Bahaya Tidur Menyalakan Lampu, Salah Satunya Perempuan Sulit Punya Anak

Bekaci | Selasa, 14 September 2021 | 16:56 WIB

Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 pada Pasien Gangguan Kekebalan? Ini Kata Ahli!

Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 pada Pasien Gangguan Kekebalan? Ini Kata Ahli!

Health | Senin, 13 September 2021 | 11:33 WIB

Studi: Menjaga Pola Tidur dan Aktivitas Fisik Kunci Mencegah Berbagai Penyakit

Studi: Menjaga Pola Tidur dan Aktivitas Fisik Kunci Mencegah Berbagai Penyakit

Sumbar | Kamis, 01 Juli 2021 | 14:10 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB