Musim Pancaroba, Waspadai Dua Infeksi Jamur yang Rentan Terjadi Pada Bayi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 15 September 2021 | 15:23 WIB
Musim Pancaroba, Waspadai Dua Infeksi Jamur yang Rentan Terjadi Pada Bayi
Ilustrasi kulit iritasi pada bayi (Elements Envato)

Suara.com - Memasuki pergantian musim dari kemarau ke musim hujan dapat menyebabkan iklim menjadi lembap.  Akibatnya juga bisa membuat kulit lebih rentan terhadap infeksi jamur. Apalagi kulit bayi yang masih sensitif.

Infeksi jamur sangat mungkin menyerang bayi selama musim hujan. Sebab jamur membutuhkan panas sekaligus iklim lembap untuk tumbuh dan bertahan hidup.

Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski) ada dua infeksi jamur yang rentan dialami bayi saat cuaca lembap. Di antaranya:

Infeksi Ringworm (Kurap)

Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Infeksi jamur ringworm atau kurap memiliki ciri dengan bentuk seperti cincin, biasanya dimulai dari lingkaran kecil yang kemudian melebar. Jamur tersebut menyebabkan gatal dan mudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Kurap biasanya ditularkan dari orang yang sudah terkena. Hewan peliharaan pun sangat mungkin menularkan infeksi tersebut. Selain itu bila bayi berkeringat secara berlebihan atau keadaan kulit yang lembap mendukung untuk timbulnya kurap.

Konsultasi dengan dokter spesialis kulit untuk mengatasi kurap. Namun untuk mencegahnya, orangtua bisa lakukan beberapa tahap sederhana di bawah ini:

  1. Mencuci pakaian bayi dengan deterjen, jemur sampai kering lalu disetrika agar dapat menghilangkan jamur yang mungkin menempel pada pakaian.
  2. Jaga kulit bayi tetap kering dan bersih setiap saat.
  3. Gunakan pakaian dengan bahan yang mudah menyerap kelembapan. Katun adalah pilihan yang terbaik.

Infeksi Jamur Kuku

Ilustrasi bayi. (Unsplash)
Ilustrasi bayi. (Unsplash)

Infeksi jamur pada kuku (terutama kuku kaki) dapat terjadi bila kondisi lembap seperti tertutup sepatu, jarang mengganti kaos kaki, atau tidak membersihkan area sela-sela jari dan kuku dengan baik. 

baca juga

Jika terkena infeksi kuku, dalam beberapa waktu kuku anak dapat berubah warna dan pada kasus tertentu kuku bisa menjadi rapuh dan kasar. Ada pula kemungkinan kulit di sekitar kuku menjadi bengkak.

Orangtua perlu segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit bila menemukan gejala infeksi kuku pada anak. Dokter mungkin akan meresepkan obat antijamur untuk mengatasi dan menyembuhkan infeksi kuku pada bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Payung! BMKG Sebut Wilayah DIY Sudah Masuk Musim Pancaroba

Siapkan Payung! BMKG Sebut Wilayah DIY Sudah Masuk Musim Pancaroba

Jogja | Selasa, 14 September 2021 | 18:45 WIB

BACAAN PENDEK Doa Turun Hujan Berdasarkan Hadits Bukhari

BACAAN PENDEK Doa Turun Hujan Berdasarkan Hadits Bukhari

Bekaci | Selasa, 14 September 2021 | 15:19 WIB

BPBD Bekasi Siapkan Relawan Destana saat Musim Hujan

BPBD Bekasi Siapkan Relawan Destana saat Musim Hujan

Bekaci | Selasa, 14 September 2021 | 14:29 WIB

Terkini

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan

Banten | Senin, 14 September 2026 | 20:29 WIB

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 20:21 WIB

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Nikmati Cashback 20% Pakai QRIS BRImo di Cafe Kissa

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:18 WIB

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Malam Ini, Kualitas Udara di Pekanbaru Sangat Tidak Sehat

Riau | Senin, 14 September 2026 | 20:17 WIB

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 20:16 WIB

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

Warga Rempang Dicekik hingga Diteror Intel Usai Tolak Sekolah Merah Putih di Tanah Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 20:11 WIB

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

×