Covid-19 Belum Reda, Kini 300 Orang di India Masuk Rumah Sakit Karena Demam Berdarah

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 19 September 2021 | 18:00 WIB
Covid-19 Belum Reda, Kini 300 Orang di India Masuk Rumah Sakit Karena Demam Berdarah
Demam berdarah India. (Dok: DNA)

Suara.com - Hanya beberapa bulan setelah kasus Covid-19 di Uttar Pradesh mereda, kini kasus demam berdarah ngamuk di negara bagian itu. Kondisi tersebut telah menimbulkan kekacauan dan histeria di masyarakat.

Di tengah meningkatnya kasus, Uttar Pradesh telah menjadi negara bagian yang paling parah dilanda wabah demam berdarah di India.

Selama sebulan terakhir telah dilaporkan hampir 300 orang telah dirawat di Rumah Sakit Lala Lajpat Rai di Kanpur, Uttar Pradesh. Ini terjadi karena meningkatnya kasus demam virus, demam berdarah, dan malaria di negara bagian tersebut. Hitungan ini termasuk beberapa anak juga.

Beberapa pasien yang dirawat di rumah sakit di Kanpur telah didiagnosis dengan demam berdarah dan malaria. Otoritas rumah sakit telah menyatakan bahwa meskipun jumlah kasus tinggi, belum ada kematian akibat wabah yang dilaporkan di rumah sakit.

Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)
Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

Sesuai laporan ANI, Dr. Sanjay Kala, penanggung jawab Rumah Sakit Lala Lajpat Rai, mengatakan, “Lebih dari 250 pasien demam virus telah dirawat di rumah sakit kami sejak sekitar satu bulan. Sebagian besar pasien telah pulih sementara beberapa pasien dengan pneumonia virus mengalami komplikasi.”

Dokter lebih lanjut menambahkan meski demikian, angka kematian cukup rendah. Selain itu, 25 pasien telah dirawat karena Dengue, termasuk 10 anak-anak dan beberapa telah dirawat karena malaria juga. Namun, tidak ada yang meninggal karena penyakit ini di rumah sakit.”

Gautam Budh Nagar melaporkan 13 kasus demam berdarah dalam tiga hari, departemen kesehatan bersiaga
Berkenaan dengan penyebaran wabah demam berdarah di negara bagian tersebut, Menteri Kesehatan Uttar Pradesh Jai Pratap Singh mengatakan bahwa pemerintah negara bagian sedang mengambil beberapa langkah untuk mencegah wabah ini dan alasan utama meningkatnya jumlah kasus adalah celah dalam kerja pejabat.

Kemarin, Sekretaris Kesehatan Serikat Rajesh Bhushan juga memimpin pertemuan dengan otoritas negara bagian dan UT mengenai penyebaran demam berdarah Serotipe-II di 11 negara bagian. Menkes juga mengeluarkan beberapa langkah untuk mengendalikan wabah ini dan menjaga masyarakat tetap aman.

Ketakutan wabah demam berdarah mencengkeram negara bagian ini bahkan ketika kasus COVID-19 menurun.

baca juga

Beberapa langkah yang direkomendasikan untuk mencegah peningkatan kasus DBD adalah deteksi dini kasus, operasionalisasi helpline demam, dan persediaan alat uji, larvasida, dan obat-obatan yang memadai.

Negara bagian yang telah melaporkan kasus demam berdarah dalam sebulan terakhir termasuk Andhra Pradesh, Gujarat, Karnataka, Kerala, Madhya Pradesh, Uttar Pradesh, Maharashtra, Odisha, Rajasthan, Tamil Nadu, dan Telangana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kematian 3,3 Persen, DIY Tambah Anggaran Covid-19

Angka Kematian 3,3 Persen, DIY Tambah Anggaran Covid-19

Jogja | Minggu, 19 September 2021 | 16:32 WIB

Sudah Menopause, Wanita Ini Alami Pendarahan Vagina Usai Vaksin Covid-19

Sudah Menopause, Wanita Ini Alami Pendarahan Vagina Usai Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 19 September 2021 | 15:50 WIB

Suntikan Booster vs Campuran 2 Vaksin Covid-19, Manakah yang Lebih Efektif?

Suntikan Booster vs Campuran 2 Vaksin Covid-19, Manakah yang Lebih Efektif?

Health | Minggu, 19 September 2021 | 13:53 WIB

Terkini

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

×